OLAHRAGA

Robohkan Szeremeta, Golovkin Tambah Rekor Pertahankan Gelar

Petinju kelas menengah, Gennady Golovkin (atas), saat menjatuhkan Kamil Szeremeta (bawah) pada Sabtu (19/12/2020). (Foto: DAZNBOXING)

Kate.id – Petinju Gennady Golovkin menambah rekor mempertahankan gelarnya menjadi 21 kali. Hal ini setelah dia merobohkan Kamil Szeremeta dan memastikan kemenangan TKO di ronde 7 di Seminole Hard Rock Hotel and Casino, Hollywood, Florida, Jumat malam atau Sabtu (19/12/2020) WIB.

Meski telah berusia 38 tahun, Golovkin yang akrab disapa GGG terlihat masih terlalu tangguh bagi Szeremeta yang berusia 31 tahun. GGG sangat dominan sepanjang pertandingan. Petinju asal Kazhakstan itu bahkan memukul roboh lawannya sebanyak empat kali sebelum dinyatakan menang TKO pada ronde ketujuh.

GGG yang mengakhiri absennya dari ring terlama dalam 14 tahun karier profesionalnya mampu membongkar pertahanan Szeremeta (21-1) secara sistematis. Dia memulai dengan jab efektif yang membangkitkan kenangan tentang tahun-tahun terbaiknya di atas ring. Di akhir ronde pertama, dia sudah mampu menjatuhkan Szeremeta dengan uppercut tangan kiri.

GGG menjatuhkan Szeremeta lagi di ronde kedua dengan pukulan lurus tangan kanan yang keras.Szeremeta terus berjuang, tetapi tidak bisa merepotkan GGG. Dia dijatuhkan lagi di ronde keempat. GGG terlihat “bermain-main” dengan lawannya untuk tiga ronde berikutnya meski gagal mendaratkan pukulan yang menentukan.

GGG tampak sedikit lelah di ronde keenam dan ketujuh, tetapi ia justru mampu memberondong Szeremeta dengan serangkaian pukulan kombinasi di ronde ketujuh. Wasit menghentikan pertandingan setelah Szeremeta sama sekali tidak dapat melakukan serangan yang signifikan.

Dengan kemenangan ini maka Golovkin (41-1-1, 36 KO) melampaui rekor Bernard Hopkins dalam mempertahankan gelar sebanyak 20 kali. GGG sepertinya ingin menunjukkan bahwa dia tetap mampu menampilkan seorang maestro paling ahli dalam tinju. Kehebatan teknis GGG terlihat jelas dalam mempertahankan gelar kelas menengah IBF-nya itu.

GGG menunjukkan masih memiliki karier cerah di dunia tinju. Dia masih sangat layak menghadapi beberapa nama top, termasuk pertarungan ketiga melawan Saul “Canelo” Alvarez.

Pertandingan ini adalah kembalinya GGG untuk pertama kali sejak dia mengalahkan Steve Rolls dan Sergiy Deveryanchenko pada 2019 setelah ia memecat pelatih lama Abel Sanchez.

“Dia punya lebih banyak bensin di dalam tangki,” kata promotor Eddie Hearn kepada DAZN dalam wawancara setelah pertandingan seperti dikutip ESPN.

“Petinju yang masih paling menarik di dunia tinju. Kekuatan dahsyat di kedua tangan. Kami ingin melihatnya di pertarungan besar tahun depan,” kata Hearn. (luk)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top