WISATA

Penangkaran Rusa Loa Ipuh Darat Dibuka untuk Umum di 2021

Penangkaran rusa di Loa Ipuh Darat. (foto: Hik/kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Kecamatan Tenggarong yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal mendapat tambahan objek wisata alam. Penangkaran Rusa di Kelurahan Loa Ipuh Darat ditargetkan dibuka untuk umum di 2021.

“Kami sudah izin pengelolaannya, tinggal pelimpahan saja dari perusahaan batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU), selaku pemilik penangkaran rusa selama ini, ” ucap Lurah Loa Ipuh Darat AR Ambo Dalle, kemarin di lokasi penangkaran.

Direncanakan proses pelimpahan pengelolaan dari MHU sekira Januari 2021 dan selanjutnya akan dilakukan penataan pengelola sekaligus pembentukan struktur pengelola.

“Kemungkinan akan dikelola sama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Loa Ipuh Darat, ” ujarnya.

Ambo bangga kelurahan yang dipimpinnya memiliki banyak obkek wisata yang dikelola masyarakat. Ada taman Wisata Kembang Jaong, taman durian, penangkaran rusa, kebun rambutan dan bunga.

“Yang baru aktif taman wisata Kembang Jaong, sisanya tahun depan baru aktif, ” jelasnya.

Penangkaran rusa di Loa Ipuh Darat. (foto: Hik/kate.id)

Sementara itu penjaga penangkaran rusa Firdaus mengatakan, sudah tiga tahun penangkaran rusa berada di bawah kendali PT MHU. Jumlah rusa yang ada sebanyak sembilan ekor dan diyakini akan bertambah terus.

“Ini lagi ada rusa yang hamil dua ekor, bulan Januari 2021 akan lahir lagi diperkirakan,” ucapnya.

Kendala yang harus dihadapi dalam memelihara rusa adalah makanannya yang harus diperhatikan. Dalam satu hari harus dikasih makan empat kali, dengan makanan yang mengandung protein tinggi.

Yang paling susah mencari makanan rusa saat hujan, karena mencari rumput jauh dari lokasi penangkaran. Jenis rusa yang ada di penangkaran spesies rusa Kalimantan dan Papua.

“Kami agak terbantu dengan menanam umbi-umbi disekitar penangkaran. Selain itu, tiga bulan sekali harus dicek kesehatannya oleh dokter hewan, ” tandasnya. (hik)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top