METROPOLIS

Kepala Dinkes Kutai Kartanegara Terpilih dalam Top 10 Anugerah ASN Kategori PPT Teladan

Dokter Yuli memegang piagam Anugerah ASN 2020 Kategori PPT Teladan. (Foto: Humas Pemkab Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mencetak prestasi membanggakan di tingkat nasional. Adalah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar dr Martina Yulianti terpilih sebagai Top 10 Anugerah ASN 2020 Kategori PPT Teladan.

Penghargaan itu diberikan pada Jumat (11/12/2020) lalu. Hebatnya, perempuan yang juga menjabat Plt Direktur RSUD AM Parikesit tersebut menjadi satu-satunya perwakilan dari Pulau Kalimantan yang memperoleh anugerah tersebut.

Sebelumnya Dokter Yuli, sapaan karib Martina Yulianti, lolos seleksi tahap dua pada Anugerah ASN 2020 kategori PPT Teladan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini disebut-sebut menjadi gerbang perubahan dalam perbaikan pelayanan publik terutama di bidang kesehatan di Kukar. Dia kemudian dikenal sebagai “Sang Reformer” di lingkungan Pemkab Kukar.

Melalui kepemimpinannya sebagai direktur dalam rentang 2013-2019, RSUD AM Parikesit mengalami perubahan signifikan yang lebih baik. Masyarakat mengklaim pelayanan rumah sakit kini menjadi lebih cepat, dengan perawat yang ramah, dan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Alat-alat kesehatannya juga kini lebih modern dan lengkap untuk kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Sehingga masyarakat kini cukup berobat di RSUD AM Parikesit tanpa harus keluar daerah.

Ketika dia memimpin RSUD AM Parikesit, berbagai perubahan terus dilakukan. Perubahan di semua lini inilah yang kemudian mengantarkan RSUD AM Parikesit terpilih menjadi role model penyelenggara pelayanan publik kategori pelayanan prima dari KemenPAN-RB tahun 2016 sampai dengan 2019, serta masuk sebagai wilayah bebas korupsi pada 2016.

RSUD AM Parikesit juga dipilih menjadi tempat bagi rumah sakit di indonesia untuk belajar tentang manajemen, budaya organisasi, serta tata kelola keuangan rumah sakit.

Keberhasilan mengelola RSUD AM Parikesit inilah yang kemudian menjadi peluangnya untuk mengabdi kepada masyarakat Kukar secara lebih luas ketika dipercaya menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kukar sejak 31 Mei 2019.

Sebagai kepala dinas, Dokter Yuli mendapat kepercayaan besar untuk melakukan pembenahan di seluruh bidang kesehatan di Kukar. Di masanya, konon banyak dokter yang berebut minta ditugaskan ke pedalaman. Lantaran kesejahteraan para dokter yang bertugas ke pedalaman begitu diperhatikan. Aspirasi tenaga kesehatan pun tak luput didengarkannya untuk ditindaklanjuti.

Selama menjabat kepala dinas, sang dokter melakukan perbaikan tata kelola secara masif di bidang kesehatan. Bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selalu ditekankan oleh sosok dengan segudang pengalaman ini. Dikenal sebagai pribadi yang banyak bekerja sedikit bicara, Dokter Yuli terus melakukan pembaruan dengan menciptakan inovasi-inovasi baru. (lan)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top