SEPAK BOLA

Legenda Sepak Bola Argentina Diego Maradona Meninggal Dunia

Diego Armando Maradona semasa hidup. (Foto: Istimewa)

Kate.id – Legenda sepak bola asal Argentina Diego Armando Maradona meninggal dunia dalam usia 60 tahun. Sosok yang kerap dibanding-bandingkan dengan legenda Brasil Pele sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa itu dilaporkan menghembuskan napas terakhir karena serangan jantung.

Salah seorang kerabat melaporkan, pada awal bulan ini Maradona sudah menjalani operasi otak. Pelatih klub Gimnasia itu telah dirawat di rumah sakit sejak awal November, beberapa hari setelah merayakan ulang tahunnya. Dia dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh mudah lelah.

Tes-tes yang dilakukan di Klinik La Plata mengungkapkan terdapat gumpalan darah pada otak Maradona, yang kemudian membuat ia harus menjalani operasi. Maradona kemudian keluar dari rumah sakit untuk menjalani perawatan di rumah, yang dilakukannya di wilayah dekat Tigre, bagian utara Buenos Aires.

Namun pada Rabu pagi waktu setempat ia menderita serangan jantung dan paramedis yang segera dilarikan ke rumahnya tidak mampu mencegah sang legenda berpulang meski telah memberikan tindakan maksimal.

Kepergian sang legenda ini pun membuat dunia sepak bola berduka karenanya. Legenda sepak bola Brazil, Pele, menyampaikan dirundung kesedihan mendengar kabar meninggalnya pemain yang dikenal berkat “Gol Tangan Tuhan” itu.

Pele mengatakan dukanya begitu mendalam karena ia harus kehilangan kawan sekaligus rivalnya dengan cara seperti ini. “Saya yakin, suatu hari nanti kita akan bermain sepak bola di atas langit sana,” kata Pele dalam pernyataannya.

Kendati tak pernah bertemu di lapangan hijau, sebab Maradona baru memperkuat timnas Argentina mulai 1977, enam tahun selepas Pele gantung sepatu dari tim Samba, kedua nama itu kerap disebut dalam perdebatan siapa pemain terhebat sepanjang masa. Belakangan pada Desember 2000, Pele dan Maradona, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Abad Ini oleh FIFA.

Maradona saat membawa Argentina juara Piala Dunia. (Foto: Istimewa)

Sementara itu Klub Italia, Napoli, yang dibela Maradona pada 1984-1991 dan menjuarai Serie A 1986/87 dan 1989/90 menyebut kepergian legenda seperti sebuah pukulan telak.

“Kami berduka cita. Rasanya seperti petinju yang dipukul KO. Kami begitu terkejut. Engkau tetap di hati kami. Selamat jalan Diego,” ungkap pernyataan Napoli.

Asosiasi sepak bola Argentina (AFA) juga melepas kepergian Maradona dengan kepedihan mendalam. Hal ini mengingat mendiang pernah membawa tim nasional Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 serta Piala Dunia Remaja 1979.

“Presiden AFA Claudio Tapia, mewakili kesedihan mendalam atas kepergian legenda kami, Diego Armando Maradona. Kau akan selalu di hati kami,” ungkap AFA.

Boca Junior, klub Argentina yang dibela Maradona pada 1981-1982 dan 1995-1997 melepas kepergian legenda mereka dengan rasa terima kasih yang abadi. “Terima kasih kekal. Diego yang abadi,” sebut Boca Junior.

Rekan Maradona di Argentina, Osvaldo Ardiles, mengenang momen-momen yang dia lewati bersama mendiang kala keduanya bersama-sama mengantarkan Argentina juara Piala Dunia 1978.

“Terima kasih Dieguito atas pertemananmu dan sepak bolamu yang mahamulia tanpa tanding. Pesepak bola terbaik dalam sejarah olahraga ini. Begitu banyak momen-momen menyenangkan bersama. Sulit mencari mana yang terbaik. Berisirahatlah dalam damai, kawan,” urainya.

Sementara mantan penyerang timnas Inggris Gary Lineker, menyebut Maradona sebagai pemain terbaik di generasinya bahkan sepanjang masa.

“Jelas pemain terbaik di generasi saya dan sangat pantas jadi yang terbaik sepanjang masa. Setelah hidup yang penuh berkah dan diwarnai berbagai masalah, semoga ia menemukan ketenangan di tangan Tuhan,” kata Gary. (luk)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top