METROPOLIS

Tiga Tantangan Jakarta Kelola Air Selama Musim Hujan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) saat menginspeksi langsung proses pengerukan di Waduk Pondok Ranggon. (Foto: FB Anies Baswedan)

JAKARTA, Kate.id Setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam tata kelola air selama musim hujan sebagai antisipasi banjir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, semua tantangan tersebut memiliki solusi yang berbeda-beda namun tetap terintegrasi.

Ketiga tantangan itu, beber Anies, yaitu aliran air dari hulu, hujan lokal yang ekstrem, maupun air laut yang pasang dan dekat dengan permukaan tanah yang menurun.

“Waduk Pondok Ranggon ini adalah upaya kita mengendalikan air yang dari hulu dan hujan lokal ekstrem. Setiap tantangan memiliki solusi yang berbeda-beda namun tetap terintegrasi sebagai satu kesatuan sistem tata kelola air untuk menghadapi musim hujan,” ungkap Anies saat menginspeksi langsung proses pengerukan di Waduk Pondok Ranggon.

Diterangkan, eksavator yang bekerja sekarang berjumlah 15 alat. Pengerukan ini merupakan kolaborasi bersama karena tujuh alat dari Dinas SDA, empat dari Bina Marga, satu dari Dinas LH, dan tiga lainnya dari swasta.

“Ini adalah ikhtiar bersama, untuk menambah kapasitas debit air sebagai langkah antisipasi musim hujan dan cuaca ekstrem akibat fenomena La Niña yang diprediksi akan terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2020,” terang Anies.

Dia menjelaskan, progres pengerukan saat ini sudah berjalan sekitar 80% dan diharapkan tuntas sebelum akhir tahun 2020. Ada tiga waduk di wilayah ini yang luas total badan airnya 10,76 Ha dengan kedalaman 4 meter dan bisa menampung hingga 400 ribu meter kubik.

“Dalam kondisi normal seperti saat ini, waduk ini sudah menampung sekitar 100-200 ribu meter kubik air. Insyaallah dengan pengerukan yang masif, kapasitasnya akan semakin bertambah dan bisa mencegah genangan maupun banjir di wilayah Jakarta Timur saat musim hujan,” sebutnya.

“Insyaallah ikhtiar bersama ini akan tuntas dan Jakarta menjadi kota yang berketahanan dalam melewati musim hujan ini,” tutup Anies. (luk)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top