METROPOLIS

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Tanggapi Saran Pembukaan Objek Wisata

Prof Abdul Rahim bersama Plt Kadispar Kukar Thauhid AN. (foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menanggapi saran pembukaan objek wisata dari tenaga ahli Gubernur Kaltim.

Saat melakukan penilaian panji pembangunan sektor pariwisata di Kukar, tenaga ahli Gubernur Kaltim Prof Abdul Rahim menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar khususnya Dispar untuk membuka objek pariwisata yang dikelola pemerintah daerah. Mengingat sektor pariwisata sebagai pendongkrak ekonomi disaat pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

“Buka saja objek wisata milik Pemkab. Tetapi tetap harus pakai standar protokol pencegahan Covid-19,” ucap Abdul Rahim, Rabu (18/11/2020) sore di objek wisata Kembang Jaong Tenggarong.

Mantan Rektor Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda ini mencontohkan objek wisata yang dikelola swasta sudah banyak yang buka tetap menggunakan standar protokol Covid-19. Dirinya sangat yakin jika menerapkan standar protokol Covid-19 tidak akan terjadi penyebaran virus.

“Sediakan saja tempat cuci tangan dengan air mengalir. Periksa suhu badan pengunjung yang masuk, terus batasi jumlah pengunjung dari hari normal. Kalau per hari seribu orang kunjungan, disaat ini dibatasi jadi 300 orang saja per harinya,” paparnya.

Rahim merasa kasihan jika tidak ada penjelasan kalau mau dibuka objek wisata yang dikelola pemerintah. Karena belum ada yang menjamin kapan berakhirnya pandemi Covid-19. Sektor pariwisata akan menjadi unggulan masyarakat untuk memperbaiki rasa jenuh masyarakat dari gerakan pembatasan sosial.

“Kalau sektor pariwisata hidup, perekonomian masyarakat juga akan pulih kembali, ” sarannya.

Mendapatkan saran dari tenaga ahli Gubernur tersebut, Plt Kepala Dispar Kukar Thauhid Afrilian Noor mengatakan, memang saat ini objek wisata yang dikelola Dispar ditutup semua. Hanya swasta saja yang dibuka untuk umum.

Lembaga hanya menjalankan intruksi dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar untuk menutup objek wisata milik pemerintah. Dirinya secepatnya akan berkoordinasi dengan tim gugus, apakah objek wisata bisa dibuka dengan menggunakan standar protokol Covid-19.

“Saran dari Prof Abdul Rahim, akan kami sampaikan juga ke tim gugus, guna menjadi pertimbangan. Apakah bisa mendapatkan izin untuk dibuka atau tetap menunggu situasi aman terkendali,” jelas Afrilian. (hik)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top