METROPOLIS

Jadi yang Tertinggi, Perekaman KTP-el di Kaltim Lampaui Target Nasional

Ilustrasi KTP-el.

SAMARINDA, Kate.id – Progres pencapaian kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota se-Kaltim untuk perekaman KTP-el se-kabupaten/kota jadi yang tertinggi dan melampaui target nasional.

Plt Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Zaina Yurda mengatakan, dari 2.582.065 wajib KTP, yang telah melakukan perekaman sebanyak 2.692.573 atau mencapai 104.38 persen.

“Capaian ini menempatkan Kaltim pada posisi pertama data perekaman KTP-el tertinggi disusul Kepulauan Riau, Kalimantan Utara dan Riau,” ujar Yurda usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Dukcapil Provinsi se-Indonesia secara virtual, Selasa (17/11/22020).

Sementara cakupan kepemilikan Akta Kelahiran, jumlah anak 0-18 tahun berjumlah 1.178.643. Telah memiliki akta kelahiran 1.210.194 (104, 05 persen) dan melampaui target nasional 95 persen.

“Capaian ini menempatkan Kaltim pada posisi pertama cakupan kepemilikan Akta Kelahiran di susul Bengkulu, Lampung, dan Gorontalo,” tandasnya.

Sedangkan cakupan Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk anak usia 0-17 tahun kurang 1 hari berjumlah 1.120.264 dan telah memiliki KIA 309.727 (27,65 persen) dan melampaui target nasional 20 persen.

“Yang perlu dikejar cakupan KIA adalah kabupaten/kota yang belum mencapai 20 persen. Yaitu, Samarinda 11,31 persen, Kutai Kartanegara 15,56 persen, Kutai Barat 19,10 persen dan Kutai Timur 19,09 persen,” sebut Yurda.

Kata dia, pencapaian Pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el dilakukan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sembilan dari 10 Disdukcapil kabupaten/kota telah melakukan PKS dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di daerahnya.

Data per 13 November 2020 untuk PKS dan Akses DKP3A Kaltim, yang sudah PKS sebanyak tujuh OPD dan sudah Akses Data Warehouse (DWH) sebanyak empat OPD. Sementara tiga OPD masih menunggu pemasangan jaringan tertutup dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Daerah yang sudah menerapkan Buku Pokok Pemakaman yaitu Samarinda, Balikpapan, Bontang dan PPU. Sedangkan layanan daring, 10 kabupaten/kota sudah menerapkannya melalui website dan Whatsapp. (lan)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top