METROPOLIS

Istri Gubernur Yakin Batik Kaltim Bisa Mendunia

Norbaiti Isran Noor saat menjajal membatik. (Foto: A Riyandi/Humasprov Kaltim)

PENAJAM PASER UTARA, Kate.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltim Norbaiti Isran Noor meyakini produk fesyen Kaltim bersaing di kancah nasional dan internasional. Keyakinan Norbaiti sangat besar karena batik Kaltim dari semua daerah memiliki kekhasan masing-masing.

“Sepanjang kita bisa mengembangkan produk dengan potensi kearifan lokal, menarik dan berkualitas, kita pasti bisa,” kata Norbaiti ketika memberi arahan saat kunjungan ke Sentra Kampung Batik Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (16/11/2020), dalam siaran resmi Pemprov Kaltim.

Para pelaku industri kecil menengah di bidang fesyen perlu terus menggali potensi Kaltim. Sebab dengan cara itu produk fesyen Kaltim akan mampu bersaing di level nasional, bahkan mendunia.

“Konsumen itu butuh produk yang unik dan bagus. Dan kita punya potensi itu,” tutur Norbaiti yang merupakan istri Gubernur Kaltim Isran Noor itu.

Contohnya, para perajin batik di Sentra Kampung Batik Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru yang sudah memiliki mesin pembuat batik. Sehingga para perajin batik tidak perlu mencanting lagi, tinggal mengembangkan teknik pewarnaan.

Ala bisa karena biasa, dan hasilnya akan lebih baik dengan terus belajar dan berinovasi untuk membuat batik khas Kaltim yang unik, menarik dan berkualitas.

Pelaku industri kecil menengah harus tahan banting dan tetap semangat. Khususnya anak-anak muda yang membuat desain motif batik harus terus menggali potensi lokal. Misal mangrove, kelapa dan lainnya, namun tidak meninggalkan motif cumi khas Kaltim.

“Batik PPU harus maju karena di sini orangnya muda-muda. Anak-anak muda akan lebih mudah bersaing. Dan ingat ini kesempatan emas, jadi manfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (lan)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top