METROPOLIS

RSUD AM Parikesit Kutai Kartanegara Terus Bangun Zona Integritas di Tengah Pandemi

RSUD AM Parikesit Kukar. (Foto: Humas RSUD AM Parikesit Kukar)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Meskipun sedang menghadapi pandemi Covid-19, RSUD Aji Muhammad (AM) Parikesit terus membangun zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih melayani atau WBBM.

Agenda reformasi birokrasi yang diusung oleh rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) ini tetap berjalan. Proses perbaikan terhadap enam area perubahan pun terus dilakukan dari tahun ke tahun demi mencapai visinya yaitu terwujudnya rumah sakit yang unggul dan terpercaya.

Menjaga kualitas pelayanan rumah sakit di era pandemi bukanlah sesuatu hal yang mudah. Berbagai upaya telah dilakukan agar rumah sakit dapat melayani pasien Covid-19 dengan baik, serta pelayanan terhadap pasien non-covid pun tidak terganggu.

Dalam adaptasi kebiasan baru, penerapan protokol kesehatan harus dilakukan pada semua unit pelayanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di dalam rumah sakit.

Para pimpinan dan seluruh pegawai terus berkomitmen untuk memberikan pelayan yang terbaik dengan selalu menjaga agenda manajemen perubahan. Memperbaiki pola pikir dan menjaga budaya kerja yang melayani.

Dari sisi tata laksana, kehadiran teknologi informasi menjadi daya pendorong yang besar untuk melakukan perbaikan sistem dan prosedur dalam unit pelayanan. Karena semua proses menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Ilustrasi pelayanan RSUD AM Parikesit. (Foto: Chandra/RSUD AM Parikesit)

Berbagai aplikasi yang menunjang tata kelola maupun pelayanan publik dibangun di RSUD AM Parikesit. Di antaranya Sistem Informasi Manajemen Administrasi Rawat Inap (SIMARI), Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg), Sistem Informasi Kinerja Individu (SIKI), Sistem Informasi Pendaftaran dan Rujukan Online, dan Sistem Informasi Manajamen Surat Masuk dan Keluar (Simask).

Sebagai respon terhadap pandemi Covid-19, lahir juga beberapa aplikasi seperti Sistem Laboratorium dan Radiologi Online, Barcode Absen serta Aplikasi Inventori. Dalam hal pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pembinaan terhadap seluruh pegawai pun dilakukan untuk tetap menjaga kepatuhan terhadap peraturan yang ada.

Berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan kapasitas dilakukan secara daring, untuk menaati protokol kesehatan. Simpeg yang telah ada pun sangat mendukung pengelolaan data pegawai pada saat pandemi Covid-19. Demikian pula dalam hal pengawasan dan akuntabilitas.

Hal ini pun tetap dijaga oleh rumah sakit yang selalu concern pada perbaikan berkelanjutan ini. Sehingga RSUD AM Parikesit dapat terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. (lan)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top