METROPOLIS

Penularan Covid-19 Bisa Hambat Pembangunan Desa di Kutai Kartanegara

Kades LDI Fakhri Arsyad, saat memberikan arahan kepada perwakilan perempuan. (Foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Penularan Covid-19 yang terus terjadi bisa menghambat pembangunan desa di Kutai Kartanegara (Kukar). Karenanya Kepala Desa (Kades) Loa Duri Ilir (LDI), Kecamatan Loa Janan Fakhri Arsyad menekankan betul kepada warganya untuk menerapkan standar protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini ditegaskan karena LDI sudah pernah nol pasien positif Covid-19, namun sekarang terjadi penambahan sembilan kasus.

“Total pasien terkonfirmasi yang positif dan sembuh mencapai 63 orang. Kemarin tambah baru 9 orang,” ucap Kades LDI Fakhri saat memberikan pengantar sosialisasi pendidikan politik perempuan di halaman Kantor Desa LDI, Selasa (10/11/2020) pagi.

Fakhri menjelaskan, virus masuk ke LDI sejak agustus 2020. Dari total 72 kasus, rata-rata pasiennya berjenis kelamin perempuan. Karena itu dia meminta jangan menyepelehkan sehabis belanja dari pasar dan menerima uang dari penjual. Jangan sampai sudah tidak pakai masker dan tidak cuci tangan, ditambah mengelap wajah, yang menjadi sarana penyebaran Covid-19.

“Jika kasus Covid-19 tidak menurun, uang desa bisa habis. Pembangunan jadi terhambat. Karena ada arahan dari Kemendagri, Pemdes harus mendukung sembakonya sebagai penopang karantina mandiri,” ucap Fakhri yang sudah dua kali menjabat kades.

Lebih lanjut dia berpesan kepada peserta yang hadir agar bisa menyampaikan ke teman, saudara, dan tetangga untuk tetap mematuhi protokol Covid-19. Dia juga mempersilakan penduduk LDI yang mencapai 15 Ribu jiwa dan terdiri dari 26 RT agar nanti 9 Desember 2020 datang ke tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar.

“Silakan datang ke TPS di tiap RT, dari total 32 TPS. Jangan golput, luangkan hak politiknya, berikan hak suara sama saja memberikan sumbangsih pembangunan untuk bangsa dan negara,” paparnya.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar Rinda Desianti menjamin pilkada nanti dalam keadaan aman. Meski masih pandemi Covid-19, penyelenggara sudah menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk pemilih dan sudah ada pengaturan tersendiri. Terjadwal di mana setiap pemilih diatur waktunya pada masa pencoblosan. (hik)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top