POLITIK

DPRD Kaltim Minta Mahasiswa Demo Omnibus Law Dibebaskan

Lima Perwakilan DPRD Kaltim Berdialog Dengan Perwakilan Polresta Samarinda. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Lima Perwakilan DPRD Kaltim menyambangi Mapolresta Samarinda, Selasa (10/11/2020). Kedatangan mereka untuk membebaskan dua aktivis mahasiswa yang telah ditetapkan menjadi tersangka saat demonstrasi menolak pemberlakukan UU Nomor 11 Tahun 2020 Omnibus Law.

Sebelumnya, para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahakam tersebut melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kaltim pada 5 November 2020 lalu. Namun di tengah jalan masa aksi dibubarkan paksa oleh aparat yang mengakibatkan beberapa aktivis ikut diamankan.

Dijumpai seusai bertemu perwakilan aparat kepolisian, Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo menyatakan pihaknya ingin agar kedua mahasiswa dapat dibebaskan. Kedatangannya bersama empat Anggota DPRD Kaltim lainnya di antaranya Ketua Fraksi PAN Baharuddin Demmu, Ketua Fraksi PKB Syafruddin, Sekretaris Fraksi PKB Sutomo Jabir, dan Anggota Fraksi PDIP Romadhony Putra Pratama.

“Kami sebagai senior punya tanggung jawab dukungan. Jadi kami mau kunjungi, kalau bisa menjemput sekalian,” terang Sigit.

Senada dengan Sigit, Ketua Fraksi PKB Kaltim Syafruddin menegaskan jika dari kunjungan tersebut pihaknya ingin bersilaturahmi dan berharap dapat betatap muka dengan para mahasiswa.

“Kami pun siap menjadi jaminan agar mereka bisa dibebaskan. Karena tugas kami sebagai senior harus bisa membina dan membimbing adik-adik,” tegasnya.

Ketua Fraksi PAN Baharuddin Demmu juga buka suara saat pertemuan tadi. Dirinya ingin membebaskan para mahasiswa bahkan siap dijadikan jaminan agar kedua mahasiswa bisa dibebaskan.

“Kami tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan apabila dibutuhkan jaminan untuk membebaskan, kami pun siap untuk dijadikan jaminan. Mudah-mudahan mereka bisa dibebaskan,” harap Baharuddin. (fer)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top