WISATA

Pesona Lekaq Kidau, Desa Budaya Dayak Kenyah di Kutai Kartanegara

Salah satu pertunjukan tari di Desa Budaya Lekaq Kidau. (Foto: istimewa)

KUTAI KARTANEGARA, Kate. id – Salah satu desa wisata yang bisa didatangi melalui ekowisata kapal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) adalah Desa Budaya Lekaq Kidau. Desa yang dikenal sebagai Desa Budaya ini didiami Suku Dayak etnis Kenyah.

Berada di Kecamatan Sebulu, Desa Lekaq Kidau berupa dataran pinggiran sungai, dengan Sungai Mahakam di sisi sebelah utara sungai dan perbukitan di sebelah timur.

Butuh satu jam perjalanan dari Tenggarong menuju kawasan ini dengan jarak tempuh sekira 33 kilometer. Jika melalui jalur sungai, butuh sekira lima sampai enam jam menuju desa tersebut.

Pjs Sekretaris Desa Lekaq Kidau, Adang menuturkan, mayoritas penduduk desa bermata pencaharian petani. Persentasenya mencapai 95 persen. Luasnya desa sekira 198,4 hektare, dengan jumlah penduduk 685 jiwa dan 150 Kepala Keluarga (KK).

Kata Adang, perkembangan zaman membuat banyak kebudayaan di desa itu telah ditinggalkan. Di antaranya yaitu kebudayaan Kuping Panjang.

“Tradisi Kuping Panjang, enggak ada lagi di sini. Anak-anak sekarang tidak ada yang mau, karena katanya malu,” ungkap Adang.

Meski begitu beberapa kebudayaan tetap dilestarikan. Meliputi seni tari, ukir dan anyaman, serta pernikahan adat dan lainnya. Kelestarian budaya tersebutlah yang menjadikan Lekaq Kidau menyandang status Desa Budaya.

Meski berstatus Desa Budaya, namun kunjungan warga luar masih kurang lantaran banyak yang tidak tahu tempat ini.

“Sejauh ini, pengunjung hanya mengetahui jalur sungai saja. Padahal saat saya berbincang dengan aparat desa, bisa dilewati roda dua dan empat dengan jarak tempuh satu jam,” sebut Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (Kabid PKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar Ahmad Rianto. (lan)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top