FILM

Film ‘The Witches’ Diprotes Komunitas Penyandang Disabilitas

Cuplikan film 'The Witches'. (Foto: Warner Bros.)

Kate.id – Film terbaru yang dibintangi Anne Hathaway, ‘The Witches’ mendapat prottes dari para penyandang disabilitas. Lantaran penggambaran karakter Anne menjadi penyihir jahat yang kehilangan jarinya.

Banyak penyandang disabilitas menunjukkan bahwa karakter Anne yang bernama Penyihir Agung itu tampaknya memiliki Ectrodactyly atau sindrom malformasi kaki dan tangan. Yang terdiri dari jari tengah atau jari kaki yang hilang.

Komunitas disabilitas khawatir penggambaran penjahat dengan cacat fisik dapat melanggengkan stereotip bahwa disabilitas itu tidak normal atau menakutkan.

Atlet paralimpik Amy Marren mengatakan kecewa dengan Warner Bros dan menyatakan representasi ini dapat mempengaruhi pemikiran tentang perbedaan kaum disabilitas dan masyarakat pada umumnya.

“Perbedaan anggota tubuh tidak menakutkan. Perbedaan harus dirayakan dan kecacatan harus dinormalisasi,” kata Marren.

Dia juga mengatakan banyak ahli bedah yang selalu berupaya membuat tangan palsu untuk anak-anak dan orang dewasa. Hal tersebut cukup mengecewakan, sebab makin menegaskan jika berbeda adalah sesuatu yang menakutkan.

“Ya, saya sepenuhnya sadar bahwa ini adalah film, dan ini adalah penyihir. Tetapi penyihir pada dasarnya adalah monster. Ketakutan saya adalah anak-anak akan menonton film ini dan tanpa menyadari bahwa film ini terlalu melebih-lebihkan dari karya asli Roald Dahl, akhirnya perbedaan anggota tubuh mulai ditakuti,” ujar Marren.

RespectAbility, sebuah organisasi yang mengadvokasi penyandang disabilitas mengatakan, kecenderungan Hollywood untuk menjelekkan karakter jahat, bahkan secara tidak sengaja dapat menyebabkan orang takut pada perbedaan.

“Keputusan untuk membuat penyihir ini terlihat lebih menakutkan dengan memiliki perbedaan anggota tubuh – yang bukan merupakan bagian asli dari plot – memiliki konsekuensi pada kehidupan nyata,” kata Wakil Presiden Komunikasi RespectAbility Lauren Appelbaum.

Sayangnya, representasi dalam ‘The Witches’ mengajarkan anak-anak bahwa perbedaan anggota tubuh itu mengerikan atau sesuatu yang perlu ditakuti.

“Jenis pesan apa yang ingin disampaikan kepada anak-anak jika memiliki anggota tubuh yang berbeda?” tanya Lauren.

Alhasil, Warner Bros selaku studio pembuat film mengatakan menyesali pelanggaran yang telah ditimbulkan.

“Sangat sedih mengetahui bahwa penggambaran karakter fiksi dalam ‘The Witches’ dapat mengecewakan orang dengan disabilitas. Dalam mengadaptasi cerita aslinya, kami bekerja dengan desainer dan seniman untuk menghasilkan interpretasi baru dari cakar seperti kucing yang dijelaskan dalam buku,” kata juru bicara Warner Bros, Kamis (5/11/2020).

Warner Bros mengklaim tidak pernah bermaksud menggambarkan makhluk fantastik non-manusia tersebut untuk mewakili penyandang disabilitas. Film yang diarahkan Robert Zemeckis ini disebut bercerita tentang kekuatan kebaikan dan persahabatan.

“Harapan kami adalah keluarga dan anak-anak dapat menikmati film tersebut dan merangkul tema penuh kasih yang memberdayakan ini,” lanjut si juru bicara.

‘The Witches’ sendiri memulai debut di HBO Max pada Oktober. Ini adalah film kedua yang diadaptasi dari buku anak-anak populer Dahl. Ceritanya berpusat pada anak laki-laki yang terperangkap pada sekelompok penyihir saat tinggal bersama neneknya di sebuah hotel. (luk)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

POPULER

To Top