EKONOMI & BISNIS

Makin Diakui Dunia, Ekspor Batik Meningkat di Tengah Pandemi

Ilustrasi membatik. (Foto: ist)

JAKARTA, Kate.id – Jumat (2/10/2020) ini merupakan Hari Batik Nasional. Peringatan ini berlangsung sejak berlakukannya Keppres Nomor 33 Tahun 2009 yang menetapkan tanggal 2 Oktober menjadi Hari Batik Nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, batik juga telah menyatu dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Pengakuan dari UNESCO juga membuktikan Batik makin diakui di dunia.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), saat ini industri batik tersebar di 101 sentra di Indonesia. Sebagian besar skalanya dalam industri kecil, produk batik juga berperan dalam perolehan devisa negara.

Pada Semester I-2019 ekspor batik mencapai USD 18 juta dan di periode sama di tahun 2020 meningkat menjadi USD 21,6 juta. Dengan pasar utama ekspornya di Jepang, AS, dan Eropa. Dalam ini Agus mengapresiasi ekspor batik yang meningkat di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, seiring perkembangan teknologi membawa perubahan besar bagi industri, khususnya industri batik. Batik yg merupakan termasuk salah satu sektor prioritas peta jalan MakingIndonesia 4.0.

Pemerintah juga meminta kepada para pengrajin batik dapat mulai menggunakan bahan-bahan batik yang lebih ramah lingkungan. Seperti pemakaian zat warna alami, proses produksi batik juga diharapkan makin efektif dan efisien shg daya saingnya juga meningkat.

Dalam hal ini Agus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia bukan hanya mencintai batik, tetapi juga membeli produk-produk berbasis batik.

“Mari dukung pemulihan ekonomi IKM dengan membeli dan mengenakan batik sekaligus sebagai upaya mendukung pelestarian batik di bumi nusantara,” ajak Agus. (luk)

Editor: Lukman M Fathony

Comments

BERITA TERBARU

To Top