METROPOLIS

Kutai Kartanegara Punya 38 Kampung KB, Berprestasi hingga Tingkat Provinsi

Bupati Kukar saat mengunjungi Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong, di hari puncak Harganas ke-27, Senin (29/6/2020) pagi. (Foto: Hik)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id– Pada puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 di Kutai Kartanegara, Bupati Edi Damansyah menyebut pemerintah kabupaten (Pemkab) sudah berhasil dalam pengendalian penduduk selama dua tahun ini, periode 2019-2020. Yaitu dengan strategi membentuk kampung KB yang kini jumlahnya sudah ada 38.

“Dari 38 kampung KB tersebut ada yang berhasil meraih prestasi tingkat Provinsi Kaltim. Yaitu kampung KB Desa Gas Alam Kecamatan Muara Badak,” ucap Edi di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong, Senin (29/6/2020) pagi bersama istri Maslianawati Damansyah.

Turut hadir juga, Wakil Bupati (Wabup) Kukar Chairil Anwar dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, beserta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kukar Adinur.

Bupati merasa optimistis program kampung KB yang sudah berjalan demi menekan kepadatan penduduk di Kukar bisa berhasil. Bahkan ke depannya akan ditambah lagi kampung KB di desa yang lain. Karena melihat keberhasilan beberapa kampung yang sudah berprestasi dalam penanganannya.

“Kampung KB dibedakan menjadi dua kategori, untuk desa tertinggal dan berkembang. Dan satu lagi untuk desa maju dan mandiri, ” ucapnya.

Beberapa kriteria yang bakal dipenuhi dijalankan kampung KB, upaya penyuluhan, mengedukasi, memotivasi, layanan terpadu, dan pemberdayaan kepada masyarakat, makin bersinergi antara pemerintah dan masyarakat. Menyasar Kampung KB akan diprioritaskan bagi kampung tertinggal dahulu.

Pada puncak Harganas ke-27, Pemkab Kukar ikut mendukung dan partisipasi satu juta akseptor KB se-Indonesia. Sedangkan Kukar mendapatkan target 3.873 akseptor yang saat ini sudah berjalan di seluruh puskesmas dan pusban se-Kukar.

“Agar target 3.873 akseptor KB terwujud, masyarakat Kukar bisa mendatangi puskesmas dan pusban untuk mendapatkan layanan KB gratis,” jelas Edi.

Bupati Edi Damansyah dan istri juga berkesempatan memotivasi para petugas KB yang sedang bertugas di puskesmas Loa Ipuh agar tetap semangat bekerja memperingati Harganas yang ke-27. Sebagai upaya mendukung program Pemerintah Pusat menuju keluarga Indonesia yang berkualitas.

Diberitakan sebelumnya, Kepala DPPKB Kukar Adinur merasa optimistis mampu mewujudkannya meski saat ini perayaan Harganas ke 27 agak tampil beda karena saat pandemi Covid-19 masih terjadi. Upaya yang akan dilakukan DPPKB adalah dengan melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan pusban, agar memiliki tujuan yang sama sukseskan Harganas melalui program nasional sejuta akseptor KB.

“Dari 3.873 sasaran akseptor berlaku untuk semua metode. Dengan target IUD 214, implan 220, suntik 634, pil 2232 dan kondom 570,” jelas Adinur, tiga hari yang lalu.

Adinur juga mengintruksikan petugas layanan KB yang ada di desa untuk aktif mengecek stok alat kontraksepsi. Demi melancarkan program Harganas tahun 2020 untuk memenuhi target yang ingin dicapai.

Dan jangan lupa juga untuk selalu mencatat alamat yang jelas dari calon akseptor KB agar lebih memudahkan dari sisi penelusuran dan menindaklanjuti program KB ke depannya di luar momentum Harganas. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top