METROPOLIS

Kutai Kartanegara Garap Ngobrol Pintar Empat Kabupaten/Kota Lintas Provinsi

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Tanoto Foundation Wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) sejak November 2019 lalu menggelar program “Kukar Pintar”. Program ini bertujuan menjangkau pembelajaran aktif pada 18 kecamatan di Kukar.

Tidak hanya menjawab tantangan demografi Kukar, program ini menjadi wadah pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Belum lama ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar bersama Tanoto Foundation menggelar Diskusi NgoPi (Ngobrol Pintar) lintas provinsi melalui aplikasi virtual zoom.

Acara ini diikuti Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, H Lukman, beserta pejabat di bawahnya, Kepala Disdikbud Dumai Sya’ari, Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkalis Agusilfridimalis, Plt Kepala Disdikbud Kukar Ikhsanuddin Noor beserta Kasi Pembelajaran dan Kurikulum SMP, Emmy Rosana. Turut hadir guru SDN 027 Tenggarong Seberang Sasha Ariyanto untuk berbagi cerita terkait Kukar Pintar dan cerdas sebagai wadah pembelajaran jarak jauh.

“Tujuan diskusi NgoPi, adalah berbagi inspirasi antara Kukar dengan kabupaten lainnya, terkait inovasi pembelajaran jarak jauh. Diskusi ini dijadikan momentum saling belajar bagaimana pengelolaan portal, langkah-langkah apa yang diambil, dan kebijakan di daerah seperti apa,” kata Koordinator Provinsi Tanoto Foundation Kalimantan Timur, Affan Surya.

Saat suasana Ngobrol Pintar(Ngopi) lintas Provinsi. Foto : Plt Kadisdikbud Kukar Ikhsanuddin Noor. (Ist)

Diskusi diawali paparan Ikhsanuddin Noor, yang berbagi cerita keberlangsungan Kukar Cerdas dan Pintar. Untuk tingkat SD dengan Kukar Cerdas, sedangkan Kukar Pintar untuk tingkat SMP. Awalnya Kukar Pintar diluncurkan ketika unjuk praktik sekira November tahun lalu dan berkembang menjadi pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi.

“Bupati kami, Pak Edi Damansyah sangat memprioritaskan sektor pendidikan. Beliau berkomitmen memajukan pendidikan Kukar, ” tegas Ikhsanuddin, di hadapan peserta diskusi yang rata-rata dari Sumatra.

Kemudian Emmy Rosana berbagi kisah tentang portal Kukar Pintar yang diinisiasinya. Awalnya format Kukar Pintar hanya seperti google classroom, namun sekarang ada fitur belajar berupa seperangkat pembelajaran lengkap di dalam format Kukar Pintar. Mulai dari RPP, LKPD, dan video.

Di dalam pelaksanaannya, Kukar merekrut fasilitator daerah (Fasda) sebanyak 50 orang. Dan sekarang makin bertambah jumlahnya menjadi 60 orang fasda. Selain fitur belajar, Kukar Pintar mempunyai kanal YouTube tersendiri dan tes online untuk siswa-siswinya.

“Dan ini sudah berjalan sukses, karena juga dibantu guru penggerak Kukar, ” ujar Emmy yang menyelesaikan kuliahnya di Inggris ini.

Salah satu guru penggerak Kukar, Sasha Ariyanto menjelaskan empat dukungan lancarnya jalannya program Kukar Cerdas dan Pintar tidak terlepas dari peran fasda rumah belajar. Yang turut meramaikan Kukar Cerdas dalam membantu untuk mengajar di saluran YouTube.

Penerbit Erlangga yang menyemangati, dengan memberikan hadiah pulsa serta Tanoto Foundation dengan unsur pembelajaran aktif MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi) agar para siswa ikut terlibat penuh dalam proses pembelajaran walaupun jarak jauh.

“Akun streamyard yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kukar, juga turut membantu berlangsungnya Kukar Cerdas dan Pintar hingga sukses,” pungkasnya. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

*Catatan redaksi: Berita ini telah diperbarui pada Ahad (12/7/2020) dengan perubahan informasi jumlah kecamatan dari sebelumnya 13 menjadi 18, sebagaimana semestinya.

Comments

BERITA TERBARU

To Top