METROPOLIS

Bupati Edi Damansyah Apresiasi Belajar Daring di Kota Raja Channel

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengapresiasi para guru yang memiliki kreativitas tinggi. Dok. Istimewa

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Kepemimpinan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mendorong jajarannya untuk berinovasi kian nyata. Di dunia pendidikan, pemerintah kabupaten (Pemkab) melakukan inovasi dengan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online untuk mendukung program social distancing di masa pendemi Covid-19.

Melalui media internal yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yaitu akun Kota Raja Channel, berbagai topik pembelajaran dihadirkan oleh para guru penggerak di Kukar yang ambil bagian. Bahkan pejabat publik mulai dari anggota DPR RI, akademisi, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga bupati turut hadir.

Hal tersebut membuat aktivitas belajar mengajar dari rumah tetap berjalan dengan baik meski di masa Covid-19. Bahkan pada saat Ramadan lalu melalui akun Kota Raja Channel, aktivitas Pesantren Ramadan Daring tetap berlangsung secara rutin.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengapresiasi Diskominfo yang melibatkan Guru Penggerak Kukar serta Kelompok informasi masyarakat Wadah Etam Bebaya (KIM WEB) yang rutin digelar hampir setiap hari. Bahkan pembelajaran juga disebutnya beragam. Mulai dari materi pelajaran SMA, SMK, MA, PAUD serta pengembangan karakter.

”Sejak awal saya memang meminta agar semua pihak bisa berinovasi. Ini juga untuk mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Pembelajaran via daring ini saya lihat berjalan sangat baik,” ujarnya.

Dia juga berharap guru penggerak terus berbuat dan berkarya dengan berbagai kreativitas. Sehingga kemajuan pendidikan di Kukar semakin pesat. “Dengan semangat gotong-royong atau dalam bahasa Kutai betulungan, kita pasti bisa terus berkarya dan berinovasi,” imbuhnya.

Belajar Daring di Kutai Kartanegara Terus Dikembangkan

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kukar Bahtramsyah mengatakan, berbagai inovasi yang dilakukan oleh OPD yang dia pimpin tidak lepas dari arahan bupati. Pembelajaran via daring ini dapat menjadi solusi bagi tenaga pendidik dan pelajar untuk tetap saling terhubung.

“Kami berusaha hadir untuk mendukung aktivitas belajar-mengajar saat di rumah melalu media daring. Bahkan program yang juga bekerja sama Disdikbud Kukar ini diluncurkan sejak Maret lalu,” kata Bahteramsyah.

Terpisah Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Kukar Ahmad Arianto berpendapat pendidikan terhadap anak-anak usia sekolah harus terus berlanjut, tidak terhenti meskipun adanya covid-19. Lantaran metode pembelajaran tatap muka untuk sementara ditiadakan maka kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan dengan sistem daring.

“Dengan tersedianya media pembelajaran memanfaatkan teknologi, justru makin memudahkan berkomunikasi memudahkan dalam akses informasi di mana saja dan kapan saja. Serta dapat menambah wawasan berbagi informasi secara efektif,” urainya.

Dalam masa pandemi Covid-19, pembelajaran daring dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai dan menghentikan penyebaran virus corona.

“Alhamdulillah saat ini baik guru penggerak maupun KIM Web sangat aktif dan memiliki banyak inisiatif dalam mengelola akun KR Chanel tersebut. Bahkan menyesuaikan waktu belajar mengajar,” tambahnya.

Malahan dengan model pembelajaran dalam jaringan atau luring, orang tua bisa mengawasi anak-anaknya belajar dan membuat siswa atau guru menjadi melek teknologi. Tak hanya itu, siswa juga diharapkan menjadi lebih kreatif dalam menyelesaikan tugas serta dapat mengondisikan diri senyaman mungkin untuk belajar dan lebih banyak waktu di rumah bersama keluarga.

Hanya saja, dia tak menampik jika model pembelajaran daring bagi para peserta didik di Kukar belum maksimal lantaran sinyal jaringan internet yang belum luas. Sehingga tidak semua guru atau siswa bisa mengakses internet.

“Namun sebagai solusinya pembelajaran bisa di lakukan secara luar jaringan (Luring) dengan cara mengakses video dari link yang sudah tersedia,” tambahnya.

Selain itu, untuk kelancaran proses pembelajaran daring ini perlu dilakukan secara kolaborasi seluruh stakeholder. Guna mendukung terselenggaranya pembelajaran daring dapat berjalan dengan lancar.

Sebelumnya, Suparno Ghofar mewakili Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kaltim menyatakan masyarakat Kukar patut bersyukur atas kepedulian Bupati Edi Damansyah di dunia pendidikan. Lantaran sangat peduli terhadap pendidikan.

“Saya guru SMKN 1 Tenggarong, meski kewenangannya ada pada provinsi, tetapi mendapatkan perhatian dari Bupati Edi. Dengan membantu saat diklat pengembangan profesi di Malaysia beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Kata Suparno hingga saat ini partisipasi sejumlah guru di Kukar untuk melakukan kegiatan belajar via daring terus berlanjut. Inovasi ini pun kian familier di dunia pendidikan Kukar. (ahy)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top