METROPOLIS

Tinjau Persiapan Harganas, Bupati Harap Program Sejuta Akseptor KB Sukses di Kutai Kartanegara

Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau program Harganas ke-27 di Puskesmas Mangkurawang. (Foto: Humas pemkab)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Bupati Edi Damansyah berharap program Hari Keluarga Nasional (Harganas) dengan sejuta akseptor keluarga berencana (KB) bisa sukses di Kutai Kartanegara (Kukar). Harapan ini diungkapkannya saat meninjau layanan KB Gratis jelang Harganas ke-27 tahun 2020 di Kukar, di Puskesmas Mangkurawang Tenggarong bersama istrinya, Maslianawati.

“Kukar dapat sasaran 3.873 akseptor KB. Mudah-mudahan ini bisa terwujud,” ujar Edi, Jumat (26/6/2020) pagi.

Untuk memenuhi harapan bupati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(DPPKB) Kukar Adinur merasa optimistis mampu mewujudkannya. Meski saat ini perayaan Harganas ke-27 agak tampil beda karena pandemi Covid-19 masih terjadi.

Upaya yang akan dilakukan DPPKB adalah dengan melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan pusban. Agar memiliki tujuan yang sama menyukseskan Harganas melalui program nasional sejuta akseptor KB.

“Dari 3.873 sasaran akseptor berlaku untuk semua metode, dengan target IUD 214, implan 220, suntik 634, pil 2232 dan kondom 570,” jelas Adinur didampingi Kabid Layanan KB, Zaifah.

Dia juga mengintruksikan kepada petugas layanan KB yang ada di desa untuk aktif mengecek stok alat kontraksepsi. Ini perlu dilakukan demi melancarkan program Harganas tahun 2020, untuk memenuhi target yang ingin dicapai.

Dan jangan lupa juga untuk selalu mencatat alamat yang jelas dari calon akseptor KB. Agar lebih memudahkan dari sisi penelusuran dan menindaklanjuti program KB di masa yang akan datang.

“Tujuan program besar dari Harganas meningkatkan layanan KB yang berkualitas. Pembangunan keluarga berencana yang sejahtera dan mandiri,” ucapnya.

Ditambahkan Adinur, dirinya optimistis target 3.873 akseptor KB bakal terwujud. Karena per tanggal 20 Juni 2020 saja sudah tembus 50 persen lebih. Apalagi nanti saat puncak Harganas yang akan berlangsung 29 juni 2020 di Puskesmas Loa Ipuh Tenggarong.

Akan ada perlakuan khusus untuk akseptor pil dan kondom, yang bisa langsung diantar ke rumah-rumah dengan dibantu Ketua RT, Babinsa, dan bidan desa.

“Kepada petugas layanan KB saat puncak Harganas nanti tetap berada di lokasi kegiatan. Jangan lupa mencatat dan mendokumentasikan kegiatan layanan KB sebagai laporan,” ujarnya

Data dari DPPKB Kukar, cakupan layanan program nasional sejuta akseptor menempatkan kecamatan dengan sasaran tertinggi adalah Tenggarong dengan target 574 akseptor. Sedangkan kecamatan tertinggi kedua ada pada Loa Janan dengan target 450. Untuk kecamatan sasaran paling rendah menempatkan Tabang dengan 27 akseptor, sedangkan selanjutnya pada kecamatan Muara Wis dengan target 61 akseptor. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top