METROPOLIS

Gugus Tugas Pemkab Kutai Kartanegara Gelar Rapid Test ke Penyelenggara Pemilu

Proses rapid test pada penyelenggara pemilu Kukar. (Foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate. id – Para penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) dinilai sebagai profesi yang sering bertemu dengan orang banyak. Sehingga berpotensi tertular virus. Karenanya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutau Kartanegara (Kukar) melakukan rapid test pada para penyelenggara pemilu, Jumat(19/6/2020) sore di hotel Grand Fatma Tenggarong.

Tim Dinkes yang terdiri dari delapan orang dikoordinasikan oleh dokter JN Adam. Sebagian tim menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, lalu satu per satu mengambil sampel darah personel penyelenggara pemilu. Para penyelenggara pemilu ini terdiri dari anggota KPU Kabupaten beserta staf sekretariat, dan juga seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) se-Kukar, sebagai tahap rapid test.

“Total 130 orang yang kami rapid test hari ini,” ucap Adam.

Adam yang bertugas di Puskesmas Rapak Mahang Tenggarong ini menambahkan, Dinkes kukar berinisiatif menggelar rapid test pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang rawan penyebaran. Karena bersentuhan langsung dengan orang banyak.

Sebagaimana sudah dilakukan rapid test di Pasar Mangkurawang dan Tangga Arung. Lalu di Lapas Tenggarong, bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta Satpol PP Kukar.

“Jangan lupa juga ajukan surat permohonan rapid test. Meski itu inisiatif dari kita, karena untuk dipersiapkan tenaga dan alatnya,” paparnya.

Jika nantinya hasil dari rapid test ke penyelenggara pemilu ada yang reaktif, maka tim medis akan lakukan screening lebih lanjut. Apakah harus dilanjutkan dengan isolasi mandiri atau di ruang isolasi yang sudah disediakan pemkab yaitu di Asrama Atlet Tenggarong Seberang.

“Setelah rapid test di tingkat penyelenggara pemilu selesai, maka yang akan menjadi sasaran rapid adalah Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Red.) Kukar,” jelasnya.

Salah seorang staf KPU Kukar, Erwin mengungkapkan senang karena sudah dilakukan rapid test oleh Dinkes Kukar. Tes tersebut membuat dirinya merasa tenang. Lantaran Kukar masih berstatus tanggap darurat pandemi Covid-19. Tingkat kewaspadaan harus dijaga dengan menggunakan masker, rajin cuci tangan, serta protokol lainnya.

“Saya berdoa, mudah-mudahan hasilnya tidak ada yang reaktif atau menunjukan gejala mendekati corona,” ujarnya. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top