NASIONAL

Pengangguran di Indonesia Bisa Bertambah Lima Juta Orang

ilustrasi pengangguran.

JAKARTA, Kate.id – Angka pengangguran di Indonesia akan makin banyak bila pandemi virus corona baru (Covid-19) terus berlangsung. Kementerian Ketenagakerjaan memperkirakan, bila pandemi masih terjadi, tambahan pengangguran bisa mencapai 2,92 juta hingga 5,23 juta orang pengangguran.

“Kami terus mencoba untuk terus menekan tingkat pengangguran, agar tetap di bawah dua digit,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah, Kamis (18/6/2020).

Dijelaskan, saat ini jumlah pekerja yang terdampak situasi pandemi Covid-19 sebanyak 1,7 juta pekerja. Angka itu datang baik dari sektor formal maupun informal. Ida menyebut dampak dari Covid-19 itu bisa berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun pengenaan status dirumahkan.

Ida mengatakan, merujuk data Badan Pusat Statisik (BPS), per Februari 2020 pengangguran di Indonesia sebanyak 6,88 juta orang. Untuk itu dia berharap situasi dunia usaha segera membaik agar roda kegiatan ekonomi dapat bergerak. Yang pada akhirnya menyerap kembali tenaga kerja.

“Pada kuartal I 2020, investasi masih tumbuh yang menyebabkan pembukaan lapangan kerja hingga 300 ribu orang. Di masa transisi kebiasaan baru, diharapkan aliran investasi dapat terus bertumbuh hingga akhir tahun agar dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” urainya.

Ida menyebut Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan enam kebijakan strategis untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap dunia kerja. Enam kebijakan itu meliputi paket stimulus ekonomi untuk dunia usaha agar tidak melakukan PHK, insentif pajak penghasilan bagi para pekerja, jaring pengaman sosial melalui program perluasan bantuan sosial (bansos) bagi pekerja formal dan informal.

Kemudian, pemberian prioritas Kartu Prakerja bagi para pekerja yang menjadi korban PHK. Kelima, perluasan program industri padat karya, dan keenam adalah perlindungan bagi para Pekerja Migran Indonesia. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top