POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Pantau Penataan CBD, Patung Naga Bakal Dirobohkan

Kawasan CBD Tenggarong, termasuk patung naga yang akan dirobohkan. Foto kiri: Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi. (Foto: Hik/kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) akan aktif mengawasi penataan Central Bisnis Distrik (CBD) Tenggarong, yang akan dilakukan tahun ini. Penataan CBD dilakukan demi mempercantik tata kota Tenggarong akan terlihat lebih rapih. Patung Naga yang masuk areal CBD akan dirobohkan.

“Kami pantau terus kok, kegiatan penataan CBD Tenggarong. Perencanaan penataan sudah selesai, ini tinggal menunggu tahap lelang saja,” papar Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi belum lama ini.

Alif menyebut anggaran yang akan dihabiskan demi penataan CBD Tenggarong berjumlah Rp 10 miliar. Penataan nanti akan dilakukan pada beberapa spot. Jika menggunakan anggaran Rp 10 miliar pasti tidak akan cukup. Makanya akan melibatkan perusahaan melalui corporate social responsbility (CSR) sebagai bentuk komitmen membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

“Anggaran Rp 10 M itu yang sudah kami sepakati di APBD 2020. Forum CSR juga akan kami libatkan,” tegas Politisi Gerindra ini.

Alif juga menjelaskan, penataan yang vital salah satunya adalah patung naga yang sudah tidak terawat. Patung itu akan dirobohkan mengingat kerusakannya sudah cukup parah.

“Sudah kami hitung biaya perbaikan patung naga tersebut. Dengan membangun patung baru, biayanya hampir sama. Lebih baik bangun yang baru saja,” tuturnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, penataan CBD akan dilakukan tahun ini juga karena sudah teranggarkan. Dia mengiyakan bahwa penataan CBD juga melibatkan CSR perusahaan yang beroperasi di Kukar, apakah itu perusahaan Migas, Batubara dan perkebunan kelapa sawit.

“Kami sudah tawarkan ke beberapa perusahaan, malahan ada yang sudah menyanggupi pembenahan jembatan CBD, salah satunya dari perusahaan Migas,” sebut mantan Camat Muara Badak ini.

Sunggono juga mengiyakan bahwa patung naga akan ditata ulang. Dengan lebih dahulu membuat perencanaan pola patung apa yang tepat, yang akan dilombakan ke publik. Nanti desain patung CBD juga akan melibatkan kesultanan dan akademisi.

“Patung naga yang ada sekarang tidak mungkin dilanjutkan. Jadi akan dirobohkan dan diganti dengan patung CBD yang baru,” paparnya.

Sunggono mengatakan, penataan akan betul-betul dilakukan dan hasilnya akan lebih berbeda. Karena ada beberapa tambahan fasilitas yang memadai sehingga akan lebih terlihat lengkap.

“Bahkan nantinya di areal CBD ada taman bermain anak dan museum IT yang akan memaparkan sejarah Tenggarong. Desainnya sudah kami siapkan,” terang Sunggono. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top