ADVERTORIAL

DPRD Kaltim Berharap Rekomendasi LKPj Gubernur Tahun 2019 Segera Ditindaklanjuti

SAMARINDA, Kate.id – DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyerahkan hasil evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim tahun anggaran 2019, melalui sidang paripurna di Gedung Utama DPRD Kaltim, Rabu (17/6/2020).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK didampingi Wakil Ketua Andi Harun dan Sigit Wibowo. Sementara dari Pemprov Kaltim, diwakili oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Pj Sekprov Kaltim M Sabani.

Penyerahan evaluasi dan sejumlah rekomendasi diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK kepada Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. Setelah sebelumnya, hasil laporan tersebut dibacakan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPj Gubernur 2019, Andi Harahap dan Wakil Ketua Pansus Martinus.

Usai penyerahan, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK sangat berharap sejumlah rekomendasi yang telah disusun oleh kawan-kawan DPRD Kaltim dapat menjadi bahan evaluasi dan dilaksanakan oleh jajaran Pemprov Kaltim di tahun anggaran 2020 ini.

“Kita berharap Pemprov dapat menindaklanjuti sejumlah rekomendasi itu. Karena itu hasil dari kerja teman-teman tim Pansus LKPj di lapangan atas kinerja Pemprov Kaltim tahun 2019,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyatakan, sejumlah catatan rekomendasi dari wakil rakyat akan segera ditindaklanjuti oleh jajarannya. Diantaranya, yaitu, menyempurnakan LKPj Gubernur 2019, memperbaiki data dan dokumen LKPj, perlunya mencantumkan sumber data, serta menguraikan pencapaian kinerja yang belum mencapai target. “Kalau 100 persen semua berarti pensiun kita,” canda Hadi kepada awak media seusai Rapat Paripurna.

“Rekomendasi ini akan segera ditindaklanjuti dan memang belum bisa dikerjakan dalam waktu sekarang. Artinya saya akan terus memonitor kepada semua perangkat daerah untuk menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh Pansus LKPj dan segera akan ditindaklanjuti tahun ini juga. Memang ada yang tercapai ada yang tidak. Tidak ada masalah secara prinsip, cuma yang terkait dengan pihak ketiga dan juga pendanaan yang memang tahun lalu dananya tidak cukup,” tegasnya. (tm)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top