HUKUM & KRIMINAL

Bekantan Dibunuh di Kapuas, Dagingnya Sempat Dimasak

Ilustrasi bekantan.

KUALA KAPUAS, Kate.id – Seorang pria diduga membunuh seekor bekantan yang merupakan satwa dilindungi berhasil ditangkap Polsek Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Pelaku bernama Samani alias Bapak Rani, warga Sei Pitung itu berhasil ditangkap untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Kapuas Barat Iptu Eko Sutrisno di Kuala Kapuas, Senin (15/6/2020) mengungkapkan, kejadian ini berawal dari adanya unggahan di media sosial Instagram pada Sabtu (13/6/2020). Dalam unggahan itu telah terjadi pembunuhan satwa dilindungi yang diketahui seekor bekantan di Desa Sei Pitung RT 01.

“Berbekal informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku pada Ahad (14/6/2020) di pinggir sungai dekat rumah pelaku. Pelaku melakukan pembunuhan satwa dilindungi ini menggunakan satu unit senapan angin dengan laras kaliber 5,5 mm,” beber Eko.

Barang bukti yang disita petugas dari pelaku meliputi satu unit senapan angin, daging mentah satwa dilindungi seberat sekitar 9,3 kilogram dan daging yang sempat dimasak seberat sekitar 3 kilogram. Pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polsek Kapuas Barat untuk diproses lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. (ray)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top