POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Komitmen Dukung Pembangunan SPN untuk Gerakkan Perekonomian Masyarakat

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid saat menerima kunjungan pejabat Polda Kaltim yang dipimpin Karo Logistik Kombes Parlindungan Sinaga. (Foto: Hik/kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen mendorong agar pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) di desa Margahayu atau Jonggon, Kecamatan Loa Kulu bisa cepat selesai pembangunannya. Karena kehadiran SPN ini diyakini mampu menggerakkan perekonomian rakyat.

“Pembangunan sudah 80 persen dan ditargetkan tahun 2021 sudah selesai pembangunannya. Sumber pembangunan SPN didominasi oleh APBD Kukar,” jelas Kabiro Logistik Polda Kaltim Kombespol Parlindungan Silitonga saat berkunjung ke DPRD Kukar, Jumat(12/6/2020) siang.

Kunjungan pejabat Polda Kaltim itu diterima Ketua DPRD Abdul Rasid bersama dua anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Andi Faisal dan Miftahul Jannah. Rasid mengatakan DPRD Kukar pasti mendukung percepatan penyelesaian pembangunan SPN di Jonggon. Karena pasti sangat berdampak besar secara perekonomian.

Terutama yang merasakan dampaknya adalah masyarakat sekitar dan Kukar pada umumnya. Apalagi dalam empat tahun proses pembangunan SPN berjalan, Kukar sudah membantu Rp 171 Miliar.

“Kukar sudah berkomitmen mengawal pembangunan SPN. Mulai dari peletakan batu pertama hingga saat ini pembangunan sudah mencapai 80 persen. Pemprov Kaltim saja baru tahun lalu membantu,” kata Rasid.

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid (berkopiah) saat menerima kunjungan pejabat Polda Kaltim yang dipimpin Karo Logistik Kombes Parlindungan Sinaga. (Foto: Hik/kate.id)

Info yang didapat dari internal Polda Kaltim, Rasid mengakui daya tampung siswa SPN mencapai seribu siswa lebih. Belum lagi ditambah karyawan dan pendidik yang mengajar di sana, bisa mencapai 1.500 orang. Sangat jelas akan terasa perekonomian akan semakin bergeliat.

“Belum lagi jika ada pelatihan atau keluarga siswa yang datang menjenguk, perputaran uangnya akan terasa bagi masyarakat sekitar,” sebut Rasid.

Menurutnya yang paling merasakan dampaknya adalah para petani. Pasalnya kebutuhan logistik di SPN bersifat rutin setiap hari. Nantinya akan tumbuh juga usaha warung makan serta sektor jasa lainnya. Ditambah letak SPN yang sangat strategis, terhubung dengan Kabupaten Kutai Barat, Mahulu dan Penajam Paser Utara (PPU).

“Kalau untuk menutupi kebutuhan logistik pangan SPN jangan diragukan, karena Jonggon merupakan sentra pertanian tanaman padi dan sayuran. Bahkan di Jonggon juga termasuk sentra peternakan Sapi,” Jelasnya.

Komitmen Ketua Rasid juga didukung teman sekolega di Partai Golkar, Andi Faisal. Dia menyatakan hal sama dengan komitmen Rasid, siap mengawal penyelesaian pembangunan SPN karena mampu meningkatkan perekonomian rakyat. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top