NASIONAL

Sudah Dua Ribu Jiwa Melayang Akibat Tertular Covid-19

Ilustrasi pemakaman jenazah positif Covid-19.

JAKARTA, Kate.id – Virus corona baru (Covid-19) di Indonesia terus memakan korban jiwa. Per Kamis (11/6/2020), sudah genap dua ribu jiwa yang melayang lantaran terinfeksi virus mematikan ini.

Sebagaimana dicatat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terjadi penambahan 41 orang meninggal. Alhasil jumlah kematian di Indonesia sudah genap 2.000 jiwa.

Untuk total kasus positif Covid-19, kini juga menembus angka 35 ribu atau tepatnya 35.295. Setelah ada penambahan sebanyak 979 orang. Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 12.636 setelah ada penambahan sebanyak 507 orang.

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 16.702 pada hari sebelumnya, Rabu (10/6) dan total akumulasi 463.620, yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 105 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 80 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 211 lab.

“Kalau kemudian kita teliti lebih lanjut, besaran angka ini kita lihat pada beberapa provinsi yang masih cenderung tinggi, di antaranya adalah Jawa Timur, hari ini melaporkan 297 kasus positif baru,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari DKI Jakarta 8.650 orang, Jawa Timur 7.103, Jawa Barat 2.551, Sulawesi Selatan 2.524, Jawa Tengah 1.832 dan wilayah lain sehingga totalnya 35.295.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 3.661, disusul Jawa Timur sebanyak 1.793, Jawa Barat 1.016, Sulawesi Selatan 757, Jawa Tengah 631 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 12.636 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top