METROPOLIS

Camat Tenggarong Resah Dua Kelurahan Masuk Zona Kuning Covid-19

Camat Tenggarong Arfan Boma. (Foto: Hik/kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) telah memetakan sebaran wilayah pandemi virus corona baru (Covid-19). Dari 237 kelurahan dan desa se-Kukar, ada yang masih masuk zona hijau, kuning, dan merah.

Untuk Kecamatan Tenggarong yang menjadi ibu kota Kabupaten Kukar, ada dua kelurahan yang masuk zona kuning. Kelurahan lainnya di kecamatan ini masuk zona hijau.

“Dari 12 kelurahan dan 2 desa se-Tenggarong, Kelurahan Melayu dan Panji masih masuk zona kuning, ini yang membuat saya khawatir,” sebut Camat Tenggarong Arfan Boma belum lama ini.

Mantan Camat Muara Badak ini memberikan imbauan, meski tidak ada yang masuk zona merah dan dominan hijau, masyarakat Tenggarong jangan menganggap remeh prosedur penanganan Covid-19. Tetap menjaga jarak, kalau keluar rumah pakai masker, dan prosedur lainnya yang harus tetap dilakukan.

“Jangan juga menganggap sudah masuk New Normal, sebebasnya pergi ke mana saja tanpa tujuan yang jelas. Tetap protokol kesehatan penanganan Covid-19 diterapkan masyarakat,” jelasnya.

Boma yang pernah menjabat Sekretaris Dinkes Kukar ini sendiri mengapresiasi New Normal yang sudah diberlakukan sejak 4 Juni 2020 mendatang. Sehingga beberapa kegiatan di internal pemerintahan juga sudah berjalan normal sambil tetap menerapkan prosedur penanganan Covid-19.

“Saya sudah dapat arahan dari Pak Bupati untuk disegerakan kegiatan-kegiatan yang tertunda untuk bisa dilanjutkan. Termasuk di bidang pembangunan infrastruktur,” kata dia.

Untuk diketahui, data Dinkes Kukar pemetaan wilayah sebaran Covid-19 di Kukar dari 237 kelurahan dan desa, sebanyak 211 daerah masuk zona merah. Yang masuk zona kuning sebanyak 22 daerah dan 4 daerah masuk zona merah yaitu Kelurahan Senipah, Desa Muara Kaman Ulu, desa Gunung Sari Tabang, dan Loa Janan Ulu. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top