SAINS & TEKNO

Kebocoran Data Pengguna karena Ketidakpedulian Penyelenggara Sistem Elektronik

Ilustrasi. (Foto: Zivver)

JAKARTA, Kate.id – Ketidakpedulian penyelenggara sistem elektronik seperti marketplace terhadap regulasi menjadi salah satu faktor terjadinya kebocoran data pribadi. Hal tersebut ditegaskan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kasubdit Pengendalian Sistem Elektronik, Ekonomi Digital, dan Perlindungan Data Pribadi Kementerian Kominfo Riki Arif Gunawan menjelaskan, kejadian yang dapat mengakibatkan data breach yakni penyelenggara sistem elektronik (PSE) tidak peduli dengan kewajiban regulasi.

“PSE yang tidak peduli terhadap data pribadi bisa disebabkan karena rendahnya kesadaran pimpinan organisasi tentang pentingnya pelindungan data pribadi. Selain itu ketidaktahuan pegawai karena tidak mendapat training yang cukup turut menjadi faktor yang menyebabkan data pribadi bocor,” bebernya.

Dilanjutkan Riki, bila sudah training mengenai pentingnya menjaga data pribadi, namun masih bocor maka ada unsur kesengajaan pegawai atau internal threat. Yaitu mengumpulkan atau mencuri data untuk kebutuhan sendiri. Faktor lainnya, dia menambahkan kapasitas “attacker” yang melebihi kemampuan sistem pengamanan data yang diterapkan.

“Data breach, bisa juga terjadi kesalahan dalam mengirimkan pesan elektronik,” tambahnya.

Riki Arif menyatakan, jika terjadi kebocoran data pribadi maka PSE bertanggung jawab terhadap regulator untuk menjelaskan peristiwa kebocoran data pribadi. Serta menyampaikan langkah yang telah dan akan dilakukan untuk menutup kebocoran data.

Kemudian menutup kebocoran data pribadi semaksimal mungkin yang diketahui, melaksanakan rekomendasi pengawas PSE hingga menjalankan sanksi pengawas PSE. Jika terjadi kebocoran data maka PSE harus memberi tahu pengguna akun dan memberikan ganti rugi akibat kebocoran data.

“PSE punya kewajiban ganti rugi, tergantung kerugiannya,” terang Riki. Dia mengharapkan PSE memenuhi kewajiban yang disyaratkan seperti yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top