POLITIK

Legislator Harapkan Bansos Covid-19 Kaltim Tuntas Disalurkan Bulan Ini

SAMARINDA, Kate.id – Penyaluran bantuan sosial (Bansos) berupa bantuan langsung tunai (BLT) menyikapi masa pandemi virus corona baru (Covid-19) dari Provinsi Kaltim diharapkan dapat tuntas bulan Juni ini. Hal tersebut disampaikan oleh Legislator DPRD Kaltim Rusman Yaqub.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kaltim ini, bansos provinsi sudah mulai disalurkan pekan lalu. Hanya saja dari laporan yang diterima masih sangat minim pencapaian realisasi penyalurannya.

Oleh karena itu dia mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk secepatnya menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat. “Harus selesai bulan ini,” tegas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini usai memimpin rapat evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19, Senin (8/6/2020) melalui virtual.

BACA JUGA: Akhirnya Bansos Covid-19 dari Pemprov Kaltim Mulai Cair

Dia menilai ada kelambanan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah. Hal tersebut sangat disayangkan. Sebab jangan sampai dengan lambatnya penyaluran ini akan berdampak pada kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Bahkan DPRD Kaltim telah meminta penyaluran bansos tersebut dilakukan sejak bulan Ramadan lalu, namun baru mulai disalurkan akhir lebaran. Rusman lantas menyinggung manajemen pengelolaan instansi terkait dalam mekanisme penyaluran tersebut.

“Jujur kami nilai ada kelambanan dalam proses realisasi bansos dalam bentuk BLT yang terkendala proses validasi dan sinkronisasi data penerima. Menurut kami dua bulan BLT namun belum tuntas, hal ini harus dievaluasi. Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang karena menunggu bantuan yang tak kunjung datang,” kata Rusman.

BACA JUGA: Siapkan Rp 150 Miliar, Pemprov Kaltim Mulai Salurkan Bansos Covid-19 Pekan Ini

Selain itu dalam kesempatan tersebut dibahas terkait kesiapan pemprov dan pemda di kabupaten kota dalam menghadapi kebijakan menuju New Normal atau tatanan kenormalan baru.

Dia meminta harus ada konsep yang jelas seperti apa penerapannya kepada masyarakat Kaltim. Sebab, dari evaluasi saat ini saja penerapan physical distancing ditiap kabupaten/kota masih tidak sinkron serta koordinasi antar gugus tugas yang masih perlu dimaksimalkan.

BACA JUGA: Legislator Desak Pemprov Kaltim Salurkan Bantuan Sosial Sebelum Lebaran

“Ada keluhan dari kabupaten/kota seolah tidak ada komunikasi yang optimal dan lancar. Padahal koordinasi ini sangat penting supaya penanganannya lebih optimal,” pungkasnya. (tm)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top