SEPAK BOLA

Borneo FC Tak Masalah Liga 1 Digelar Terpusat di Pulau Jawa

Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin. (foto: dok Borneo FC)

SAMARINDA, Kate.id – Presiden Borneo FC Samarinda, Nabil Husein Said Amin tidak mempermasalahkan apabila kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia digelar terpusat di Pulau Jawa. Malahan hal itu disebut dapat meringankan beban tim.

Kabar kelanjutan kompetisi Liga 1 diketahui terjawab lewat rapat virtual yang melibatkan PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta seluruh tim yang berkompetisi. Akhirnya diputuskan kompetisi akan dilanjutkan pada September mendatang.

Meski demikian, ada beberapa perubahan yang harus dipatuhi seluruh klub. Selain harus mentaati protokol kesehatan dan aturan lainnya berkenaan dengan masih mewabahnya Covid-19, lanjutan kompetisi juga akan dipusatkan pada satu pulau saja.

Pulau Jawa dipilih sebagai tempat seluruh pertandingan dimainkan hingga tuntas. Artinya, para suporter tim di luar pulau Jawa, dipastikan tak bisa menyaksikan pertandingan secara langsung semua laga klub kesayangannya bermain.

“Tapi ini sifatnya hanya sementara saja. Kalau pandemi Covid-19 sudah benar-benar mereda, tim sudah bisa kembali bermain di kandang sendiri kok,” ujar Nabil dalam keterangan resmi di laman Borneo FC.

Meski harus bermain di luar kandang, Nabil menyebut hal itu bukan jadi masalah. Bahkan ia menegaskan bermain di satu tempat akan meringankan beban klub dari sisi keuangan. Sebab klub tak lagi harus mengeluarkan biaya transportasi seperti yang terjadi selama ini.

Seperti diketahui, Liga 1 dikenal sebagai kompetisi dengan jumlah perjalanan terpanjang. Sebab satu klub harus melintasi nyaris semua pulau di Indonesia guna menuntaskan semua pertandingan.

Inilah mengapa Nabil mengaku tak mempermasalahkan pertandingan dimainkan di satu pulau saja. Memang pemasukan klub akan hilang dari sisi tiket penonton. Itulah sebabnya ia berharap subsidi PT LIB bisa lancar diberikan guna membantu keuangan klub.

“Selain lebih ringan dari sisi tranportasi, di pulau Jawa juga banyak stadion dengan kualitas sangat bagus. Jadi menurut saya itu sangat baik. Yang penting ada kepastian dan kelanjutan kompetisi,” sambungnya.

Yang pasti, Nabil berharap pandemi yang melanda banyak negara di dunia saat ini segera berakhir. Sebab hal itu akan menormalkan kembali segala aspek kehidupan, termasuk kompetisi sepak bola.

Sementara itu selain mengeluarkan keputusan soal kelanjutan kompetisi dan sistemnya, PSSI dan PT LIB juga memastikan tak ada tim yang akan terdegradasi musim ini. Sementara tim promosi dari Liga 2 tetap diberlakukan. Bedanya tim promosi dari Liga 2 tak lagi tiga tim seperti musim-musim sebelumnya, melainkan hanya dua tim. Jadi di musim depan, jumlah peserta Liga 1 akan menjadi 20 tim. (lan)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top