NASIONAL

Sejarah PKI Diubah di Wikipedia, Sebut Soeharto Dalang G30S

Artikel wikipedia yang menyebut Soeharto sebagai dalang G30S/PKI. (tangkapan layar)

JAKARTA, Kate.id – Pihak tidak bertanggung jawab berupaya mengubah sejarah Indonesia perihal peristiwa Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (PKI) atau yang jamak dikenal G30S/PKI. Sebagaimana tampak dalam artikel Wikipedia berjudul “Pembantaian di Indonesia 1965-1966”.

Sekira dua bulan lalu, artikel tersebut diubah dengan informasi yang menyebutkan bahwa Presiden ke-2 RI Soeharto merupakan dalang di balik peristiwa G30S/PKI. Bukan itu saja, PKI digambarkan sebagai korban dalam peristiwa yang membawa Soeharto menjadi pemimpin Indonesia itu.

Meski diubah dua bulan yang lalu, namun perubahan sejarah itu baru disadari belakangan ini. Kamis (4/6/2020), informasi perubahan informasi itu beredar viral dan memicu kemarahan masyarakat khususnya warganet.

Warganet yang tidak terima bila sejarah kebiadaban PKI diselewengkan lantas menyerukan tanda pagar (tagar) #BoikotWikipedia. Tagar ini sempat menarik perhatian linimasa Twitter dan menjadi trending topic.

Wikipedia sudah menuliskan sejarah ‘bengkok’? Peristiwa pemberontakan PKI justru WIKIPEDIA menuliskan PKI sebagai KORBAN, Pak Harto dkk sebagai “penjahatnya”, pelaku pembantaian. Sampai kapan Umat Islam dan TNI diam? #boikotwikipedia Mana suara kalian…?” tulis Tengku Zulkarnain.

“Maka itulah sy tak bosan2 bikin thread. Yg sumbernya jelas, arsipnas dn sejarawan. Krn kta sadar, propaganda pemutar balikan fakta gencar mka lalukan sejak reformasi. Inilah cara2 LICIK mrka. #BoikotWikipedia,” tulis akun @MahaD3w4.

Ramainya tagar ini membuat pihak Wikipedia turun tangan. Artikel tersebut dikunci untuk penyuntingan dan dilabeli sebagai informasi yang diragukan kebenarannya.

Di satu sisi, ada juga warganet yang menyayangkan tagar #BoikotWikipedia tersebut. Pasalnya Wikipedia merupakan platform informasi yang bersifat open source atau terbuka. Dalam hal ini siapa saja bisa melakukan penyuntingan. Sehingga yang lebih tepat dipermasalahkan adalah penyunting yang mengubah sejarah, bukan Wikipedia.

Ini juga teguran bagi pemerintah sih. Saya sebagai pelajar jujur merasa kekurangan informasi tentang G30S PKI, hal ini membuat pelajar indonesia seakan kaku dengan sejarah. Pelajaran sejarah itu penting, yaa biar jadinya gak gini. Kasian mereka yg gak tau apa2,” tulis akun @dimasadityo04. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top