NASIONAL

Menteri PUPR Teken Tarif Tol Balsam, Golongan I Ditetapkan Sebesar Rp 83.500

Gerbang Tol Palaran.

JAKARTA, Kate.id – Tarif jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) di Kalimantan Timur (Kaltim) telah diputuskan besarannya. Yaitu melalui Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No 534/KPTS/M/2020 tentang penetapan golongan jenis kendaraan bermotor dan besaran tarif tol pada jalan tol Balikpapan-Samarida seksi 2,3 dan 4 (Samboja-Simpang Jembatan Mahkota 2).

Dalam Kepmen yang diteken Menteri Basuki Hadimuljono tertanggal 29 Mei 2020 itu Isinya memuat besaran tarif tol Balsam untuk golongan I hingga V dari Samboja hingga Simpang Pasir dan Mahkota 2 Samarinda.

Besarannya bervariasi mulai dari Rp 75.500 hingga Rp 167.500. Tergantung tujuan/asal, dan jenis golongan kendaraan. Untuk golongan I (Sedan, Jip, Pick Up/Truck kecil, Bus). Golongan II (truck dengan 2 gander). Golongan III (truck dengan 3 gandar), golongan IV (truck dengan 4 gandar) hingga golongan V (truck dengan 5 gandar atau lebih).

Sumber: Kepmen PUPR No 534/KPTS/M/2020

“Menetapkan besaran tarif tarif tol pada jalan tol Balikpapan- Saamrinda seki 2,3 dan 4 Samboja- simpang Jembatan Mahkota 2 sebagaimana yang tercantum dalam lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan keputusan Menteri ini,” kata Menteri PUPR Basuki dalam poin kedua Kepmen tersebut.

Selain itu, ditekankan juga bahwa PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda bekerja sama dengan Kementerian/Dinas Perhubungan berhak menolak masuknya dan/atau mengeluarkan pengguna jalan tol. Yang tidak memenuhi kententuan batas muatan sumbu terberat di gerbang tol terdekat jalan tol.

PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda juga wajib melaksanakan sosialisasi yang mencakup, antara lain, sistem transaksi, golongan jenis kendaraan, dan besaran tarif tol Balsam sekurang-kurangnya selama 14 hari kalender sejak ditetapkannya keputusan tersebut.

“Besaran tarif tol jalan tol Balikpapan-Samarinda seksi 2,3 dan 4 mulai berlaku 14 hari kalender setelah keputusan ini ditetapkan,” tegasnya.

Artinya, pemberlakuan tarif tol Balsam ini akan mulai berlaku 14 hari sejak Kepmen ini ditekan pada 29 Mei 2020 atau 12 Juni mendatang. Kepmen terkait tarif tol Balsam ini ditembuskan kepada Presiden RI, Kementerian terkait hingga Gubernur Kaltim.

Dikonfirmasi soal ini, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit membenarkan Kepmen PUPR tersebut. Besaran tarif, kata dia, sudah memperhitungkan segala pertimbangan dan perhitungan sesuai mekanisme aturan yang berlaku.

“Ya, benar,” katanya, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (4/6/2020).

Sementara, untuk besaran tarif seksi 1 dan 5 belum diputuskan dalam Kepmen tersebut, karena memang operasional jalan tol seksi 1 dan 5 dari Samboja hingga Km 13 dan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan masih belum difungsikan.

Diketahui, Jalan tol pertama di Kalimantan ini telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), 17 Desember 2019 lalu. Sejak saat itu, pengguna jalan tol tak dibebankan tarif atau gratis. (lim)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top