METROPOLIS

Kadisperindag Kutai Kartanegara Purna Tugas, Bupati Sebut Surip Sosok Pekerja Keras

Bupati Kukar Edi Damansyah menyerahkan kenang-kenangan kepada Kadisperindag Surip yang purna tugas. (Foto: Hik)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Surip memasuki masa pensiun per Juni 2020. Acara pelepasan purna tugas bertempat di halaman Kantor Disperindag Kukar, Rabu (3/3/2020) pagi.

Hadir dalam pelepasan tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah mengaku sudah sangat dekat dengan sosok Surip. Menurutnya Surip adalah sosok pekerja keras. Meski tidak lagi menjabat sebagai Kadisperindag Kukar, Bupati berharap silaturahmi terus terjalin dengan baik.

“Saya kenal betul dengan Pak Surip. Waktu saya jadi Kadisdukcapil (Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil, Red.), Pak Surip menjabat sekretaris dinas dan banyak bantu saya. Memang Pak Surip tipe pekerja keras,” kata Edi.

Malahan dirinya berani menyatakan bahwa Pak Surip mengabdi terhadap bangsa ini sudah lama. Mulai dari pegawai negeri sipil (PNS) golongan I hingga IV B masa purna tugasnya. Sebut Edi, sudah banyak jasanya terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar selama menjabat Kadisperindag sejak 2017.

Di antaranya saat Pemkab melakukan kebijakan perpindahan pasar dari Pasar Tangga Arung ke Pasar Mangkurawang. Meski belum semua pedagang pindah, tetapi usahanya sudah berhasil.

“PNS yang masih bertugas, silahkan bekerja dengan baik dan disiplin. Karena nantinya hasil yang akan dinikmati sendiri, “ pesan Edi.

Dia lantas mendoakan agar kawannya tersebut diberi kesehatan dan tetap beraktivitas meski sudah purna tugas. Edi menawarkan Surip untuk bisa bergabung di berbagai komunitas, seperti komunitas sepeda para pensiunan hingga kelompok lainnya.

“Pak Surip, nanti kita banyak silaturahmi lagi. Jangan sampai silaturahmi terputus hanya karena pensiun,” ungkapnya.

Bupati Edi Damansyah (paling kanan) saat pelepasan Purna tugas Kadisperindag Surip. (Foto: Hik)

Sementara itu Surip yang dalam kesempatan itu memberikan pesan dan kesan, mengucapkan terima kasih kepada bupati, sekretaris daerah (Sekda), serta keluarga besar disperindag. Dirinya merasa orang lama di disperindag selama mengabdi sebagai PNS 39 tahun 3 bulan.

Walau pernah bertugas di Samarinda selama 10 tahun, Surip mengaku punya kesan selama menjabat Kadisperindag Kukar.

“Saat kami pindahkan pasar dari Tangga Arung ke Mangkurawang, banyak penolakan dari beberapa pedagang dengan berdemo. Akhirnya bisa kami selesaikan dengan baik tanpa kericuhan, “ ujarnya.

Selain itu ada kesan yang mengharukan menurut Surip, dirinya mendapatkan ucapan purna tugas dari tenaga harian lepas (THL) tukang sapu Pasar Mangkurawang yang umurnya sudah tua. Padahal gaji mereka sangat kecil, hanya Rp 300 Ribu per bulannya.

“Mereka gajinya kecil, tetapi pengabdiannya luar biasa. Untuk mereka terbantu dengan pemberian THR (tunjangan hari raya, Red.) dari Pemkab Kukar jelang lebaran kemarin,” jelasnya.

Para pegawai Disperindag Kukar sendiri ikut memberikan kesan atas pengabdian Surip. Menurut mereka, Surip merupakan pengayom. Malahan selama menjabat kepala dinas, Surip tidak pernah marah kepada bawahan yang menunjukan sosok penyabar.

“Kami kehilangan sosok Pak Surip. Mudah-mudahan pengganti beliau bisa sama dengan karakter kepemimpinan yang pengayom,” tutur salah seorang pegawai. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top