POLITIK

DPRD Kutai Kartanegara Gelar Rapid Test Covid-19

Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid saat melakukan rapid test. (Foto: ist)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id Sekretariat DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan rapid test virus corona baru (Covid-19) bagi staf dan anggota dewan selama dua hari, Jumat (29/5/2020) dan Selasa (2/6/2020) di Gedung Serba Guna DPRD. Tes digelar lantaran melihat aktivitas kerja yang sangat tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,

“Iya kami gelar rapid test Jumat pekan lalu khusus staf sekretariat. Sedangkan hari ini (Selasa, Red.) khusus anggota dewan. Hasilnya semuanya negatif,” jelas Sekretaris Dewan (Sekwan) Ridha Darmawan.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kukar ini menambahkan, meski hasilnya non reaktif, dirinya selaku penanggung jawab sekretariat tidak akan gegabah. Kewaspadaan tetap dilakukan seperti menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) masih diberlakukan bagi staf.

Jika keadaan mendesak, barulah staf dipanggil untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor. Selain itu pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan di semua pintu masuk gedung.

“Bahkan untuk makan acara DPRD yang biasa kami lakukan prasmanan, diganti dengan kotakan. Demi kehati-hatian dan kewaspadaan dari penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja sekretariat DPRD,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid mengaku sangat senang dengan dilakukannya rapid test bagi anggota dan staf DPRD yang diprakarsai Sekwan. Karena Rapid Test adalah bagian cek kesehatan, guna memastikan apakah kondisi kesehatan anggota DPRD sehat dan tidak terjangkit Covid-19.

“Aktivitas anggota DPRD itu sangat padat, karena bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat. Rutin ke lapangan mengunjungi rakyat yang kami ingin pastikan dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Rasid juga sangat senang hasil rapid test di DPRD Kukar tidak ditemukan reaktif positif Covid-19. Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kukar ini berharap seluruh staf dan anggota DPRD dalam keadaan sehat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kabid Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, dr Eryariatin mengatakan, rapid test bukan hanya dilakukan di internal DPRD saja. Melainkan juga pada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang dirasa bekerja lebih banyak di lapangan maka sangat penting dilakukan rapid test karena sangat rawan tertular Covid-19.

“Yang sudah kami lakukan rapid test selain DPRD, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Humas Pemkab Kukar. Karena pegawai di OPD tersebut interaksinya sangat tinggi di masyarakat,” ungkap Eryariatin. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top