SAINS & TEKNO

Susul Twitter, Facebook Izinkan Karyawan WFH Selamanya

Ilustrasi Facebook.

Kate.id – Facebook mengikuti langkah Twitter dan Square dengan mengizinkan karyawannya bekerja di rumah atau work from home (WFH) selamanya. Bukan hanya di masa pandemi, karyawan boleh bekerja dari rumah selamanya bila mereka mau.

Chief Executive Officer (CEO) Facebook Inc. Mark Zuckerberg mengatakan, karyawan Facebook yang ingin bekerja dari jarak jauh, dan disetujui untuk melakukannya, akan dibayar berdasarkan lokasi baru mereka. Itu berarti karyawan yang pindah ke area dengan biaya hidup yang lebih rendah daripada Bay Area kemungkinan akan menerima pemotongan gaji.

Karyawan yang saat ini bekerja dari jarak jauh yang ingin memperpanjang rencana kerja jarak jauh mereka di luar akhir tahun ini perlu mengingatkan Facebook untuk alasan pajak dan penggajian.

“Kami akan melokalisasikan semua orang pada tanggal 1 Januari. Mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan sepanjang sisa tahun ini, tetapi pada akhir tahun mereka harus kembali ke Bay Area atau mereka perlu memberi tahu kami di mana mereka berada,” beber Zuckerberg.

Dijelaskan, keputusannya itu tidak didorong oleh permintaan karyawan. Melainkan ada sejumlah manfaat lain untuk perekrutan jarak jauh.

Kata Zuckerberg, hal ini akan memperluas kumpulan bakat orang yang dapat dipekerjakan Facebook. Serta dapat membantu Facebook meningkatkan keragaman tenaga kerjanya baik secara ras maupun etnis, tetapi juga secara ideologis.

Pun demikian, dia menyebut ada juga manfaat lingkungan yang potensial. Yaitu polusi dan emisi telah turun karena orang telah berhenti bepergian.

“Saya lebih suka meminta karyawan kami untuk bekerja dengan VR atau obrolan video daripada duduk dalam perjalanan dan agak meracuni atmosfer,” tutur Zuckerberg.

Dia juga mengatakan WFH ini bisa jadi memunculkan keunggulan produk. Diuraikan, misi Facebook adalah menciptakan produk yang membantu orang merasa lebih dekat bahkan ketika mereka terpisah secara fisik.

“Ini akan memberi perusahaan kesempatan untuk menguji produknya sendiri. Masih ada beberapa yang tidak diketahui. Saya percaya perubahan seperti ini dapat berdampak pada hal-hal yang lebih halus, seperti koneksi sosial, curah pendapat kelompok, dan kreativitas,” tandas Zuckerberg. (ant)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top