NASIONAL

MUI: Segera Tunaikan Zakat Fitrah dan Perhatikan Protokol Kesehatan

Ilustrasi pembayaran zakat fitrah di tengah pandemi - Dok. Istimewa

JAKARTA, Kate.id – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan bahwa zakat fitrah digunakan untuk mensucikan jiwa bagi umat muslim yang berpuasa selama di bulan suci Ramadan.

“Zakat fitrah diwajibkan untuk kepentingan konsumtif untuk kepentingan mensucikan jiwa bagi orang yang berpuasa, tuh rotanlil soim,  dan juga to’matan lil masakin, memberi makan bagi orang yang miskin,” kata Asrorun.

Waktu untuk menunaikan zakat bisa kapan saja mulai awal Ramadan hingga menjelang salat Idulfitri. Akan tetapi, dalam kondisi pandemi Covid-19, Asrorun mengimbau agar dapat segera melaksanakannya sebelum malam Idul Fitri tiba.

Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan orang, sehingga anjuran protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan menjaga jarak aman dapat tetap diterapkan.

“Setidaknya memiliki dua hikmah, yang pertama agar manfaat zakat bisa segera diterima mustahik yang membutuhkan. Kedua agar tidak terjadi penumpukan orang dan barang di satu waktu, sehingga potensial terjadinya penularan,” kata Asrorun.

Kemudian Asrorun juga menghimbau kepada para amil zakat, lembaga amil zakat, badan amil zakat untuk proaktif dalam mensosialisasikan teknik kewajiban membayar zakat dengan senantiasa mempertimbangkan, dan juga memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, ia meminta agar seluruh amil juga memfasilitasi cara pembayaran berbasis digital, serta meminimalisir interaksi secara fisik, sebagaimana yang dijelaskan di dalam keterangan fiqih, tidak harus ada ijab qobul secara fisik bertemu. (ip)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top