NASIONAL

Kasus Positif Covid-19 Sudah 19 Ribu di Indonesia

ilustrasi virus corona.

JAKARTA, Kate.id – Jumlah pasien positif virus corona baru (Covid-19) makin tak terbendung. Malahan kini jumlahnya mencapai 19 ribu lebih.

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Per Rabu (20/5), terjadi penambahan 693 orang sehingga totalnya menjadi 19.189 orang.

Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.575 setelah ada penambahan 108 orang dan kasus meninggal menjadi 1.242 dengan penambahan 21 orang.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.236 disusul Jawa Timur sebanyak 2.496 Jawa Barat 1.876, Jawa Tengah 1.192, Sulawesi Selatan 1.101 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 18.496 orang.

Kemudian untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.329 kemudian Jawa Barat 412, Jawa Timur sebanyak 387, Sulawesi Selatan 367, Bali 276, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 4.575 orang.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pemerintah berencana membuka 124 kabupaten/kota dan tidak ada pengetatan meski pandemi Covid-19 masih terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Menurutnya, ke-124 kabupaten kota itu tersebar di Aceh 14 kabupaten/kota, Banten 1 kabupaten/kota, Bengkulu 1 kabupaten/kota, Gorontalo 1 kabupaten/kota, Jambi 1 kabupaten/kota, Jawa Barat 1 kabupaten/kota, Jawa Tengah 1 kabupaten/kota, Kalimantan Barat 1 kabupaten/kota, Kalimantan Tengah 1 kabupaten/kota.

Selanjutnya Kalimantan Timur 1 kabupaten/kota, Bangka Belitung 1 kabupaten/kota, Kepulauan Riau 4 kabupaten/kota, Lampung 5 kabupaten/kota, Maluku 6, Maluku Utara 5, Nusa Tenggara Timur 15, Papua 18, Papua Barat 6, Riau 2, Sulawesi Barat 1, Sulawesi Selatan 1 kabupaten/kota, Sulawesi Tengah 3 kabupaten/kota, Sulawesi Tenggara 5 kabupaten/kota, Sulawesi Utara 5 kabupaten/kota.

Kemudian Sumatera Barat 2 kabupaten/kota, Sumatera Selatan 5 kabupaten/kota dan Sumatera Utara 16 kabupaten/kota.

“Ke-124 kabupaten kota ini berada di kepulauan artinya secara geografis terjamin keamanannya bila melakukan kontrol dan pengawasan yang lebih ketat,” tambah Doni.

Namun Doni mengaku bahwa 124 kabupaten/kota tersebut belum tentu aman 100 persen selama beberapa hari ke depan. Artinya apa setiap saat kasus baru bisa saja muncul di kabupaten/kota tersebut.

Sehingga nanti saat ada tawaran dibuka, diberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas dalam 11 bidang yang dikecualikan maka perlu koordinasi dengan kepala daerah.

“Kami ingin mereka siap. Tentunya kerja sama komunikasi pusat daerah yang bisa memutuskan untuk bisa mulai pada bidang-bidang tertentu untuk bisa mulai kembali,” ungkap Doni.

Ia mengutip Executive Director WHO Mike Ryan yang mengakui bahwa kemungkinan virus corona tidak akan pernah hilang. Kalau sudah demikian, tentu semua pihak harus memiliki strategi menghadapi kondisi yang tentunya kita akan hidup bersama-sama dengan virus. Masyarakat pun diminta untuk berlatih menghadapi virus tersebut. (***)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top