METROPOLIS

Warga Delapan Kecamatan di Kutai Kartanegara Diimbau Salat Id #DiRumahAja

Bupati Kukar Edi Damansyah. (Foto: Hik/Kate.id))

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id- Kegalauan masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) terkait daerah mana saja yang diperbolehkan salat Idulfitri 1441 H sudah terjawab. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, mengeluarkan surat imbauan pelaksanaan takbiran dan salat Idulfitri 1441 H di Kukar, Senin(18/5/2020).

Dalam surat imbauan itu, khusus di delapan Kecamatan yang ditetapkan sebagai zona merah, dianjurkan bagi umat Islam untuk salat Id di rumah masing-masing.

“Bagi zona yang tidak terkendali Covid-19 atau ditetapkan zona merah, Tenggarong, Loa Kulu, Loa Janan, Samboja, Anggana, Muara Badak, Sebulu dan Kenohan, dianjurkan salat Id dirumah,” Kata Ketua MUI Kukar, Aminuddin Edi.

Bagi zona hijau, yang wilayahnya terkendali Covid-19, bisa menggelar salat Id berjamaah di masjid dan lapangan. Sambil tetap menjalankan prosedur kesehatan penanganan Covid-19. Seperti tetap pakai masker, jaga jarak, menyediakan sabun pembersih tangan, serta tindakan pencegahan lainnya.

“Bagi pengurus masjid yang ingin menggelar salat Id, harap melapor ke pemerintah setempat, setingkat kecamatan dan kelurahan atau desa,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Edi Damansyah berpesan kepada masyarakat, untuk mengikuti anjuran MUI Kukar tersebut. Demi pencegahan penyebaran virus corona di Kukar.

“Ini demi kebaikan bersama, masyarakat diharapkan mengikuti imbauan MUI,” ujarnya.

Salah seorang warga Loa Kulu, Suwardi cukup tenang dengan adanya surat dari MUI Kukar tersebut. Karena sebelumnya, dirinya masih ragu, apakah salat Id berjemaah atau tidak. Cukup mengadakan salat di rumah saja.

“MUI bagian dari Pemerintah, saya mengikuti anjuran Pemerintah, dan memutuskan, salat Id dirumah saja,” ujarnya. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top