INTERNASIONAL

Distribusi Bambu Terganggu, Kanada Kembalikan Panda ke Tiongkok

Er Shun dan Da Mao. (Foto: 660 News)

Kate.id – Pandemi virus corona baru (Covid-19) turut berpengaruh pada pasokan pakan panda di Kebun Binatang Calgary, Kanada. Alhasil, Kanada mengirim dua panda raksasa kembali ke Tiongkok beberapa tahun lebih cepat dari jadwal.

Dilaporkan Reuters, pandemi Covid-19 mempengaruhi distribusi pakan binatang termasuk bambu untuk panda. Panda Er Shun dan Da Mao, akan kembali ke Tiongkok di mana wilayah tersebut memiliki bambu yang berlimpah.

Pihak kebun binatang menyebut, panda raksasa mengonsumsi 40 kg bambu sehari. Sebelum pandemi pasokan bambu masih mengalir lancar dari Tiongkok ke Calgary. Namun setelah banyak maskapai penerbangan dan logistik yang dibatalkan akibat pandemi, kebun binatang terpaksa mencari cara lain untuk mengimpor bambu.

Namun seringnya keterlambatan atau penundaan pengiriman menjadikan bambu yang dikirim menurun kualitasnya. Para panda pun menolak untuk makan. Kebun binatang meyakini gelombang kedua Covid-19 mungkin saja terjadi dan dapat sepenuhnya memotong pasokan pakan panda.

“Kami percaya tempat terbaik dan teraman bagi Er Shun dan Da Mao selama masa yang penuh tantangan dan belum pernah terjadi sebelumnya ini adalah tempat di mana bambu berlimpah dan mudah diakses,” kata Presiden dan CEO Kebun Binatang Calgary Clément Lanthier.

Er Shun dan Da Mao tiba di Kanada pada tahun 2014 sebagai bagian dari perjanjian 10 tahun antara Kanada dan Tiongkok. Setelah menghabiskan lima tahun di Kebun Binatang Toronto, dua panda raksasa dewasa itu tiba di Kebun Binatang Calgary pada bulan Maret 2018 bersama anaknya, Jia Panpan dan Jia Yueyue. (ant)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top