HUKUM & KRIMINAL

Gadis Yatim Pekerja Salon Diperkosa dan Dibunuh Napi Asimilasi Covid-19

Kapolrestabes Medan saat jumpa pers pembunuhan Elvina, Jumat (8/5/2020). (Foto: Polrestabes Medan)

DELI SERDANG, Kate.id – Nasib tragis dialami Elvina, perempuan 21 tahun asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Gadis yatim yang kesehariannya pekerja salon ini mesti tewas dengan cara yang sangat keji, dibunuh setelah sebelumnya diperkosa oleh Jefri Lim (22), narapidana (napi) pencabulan yang bebas lantaran asmiliasi pandemi virus corona baru (Covid-19) pada Maret lalu.

Dari keterangan pers Polrestabes Medan, Jumat (8/5/2020), diketahui peristiwa nahas itu semua bermula dari ajakan kekasih Elvina, Michael (22), teman Jefri yang juga napi asimilasi Covid-19. Michael mengajak Elvina ke rumah Jefri di Komplek Cemara Asli, Deli Serdang, Rabu (6/5/2020). Tak Elvina tahu, Jefri menaruh hasrat biologis padanya.

Entah bagaimana awalnya, namun Jefri dan Elvina sudah berada di kamar mandi. Jefri mengajak Elvina untuk berhubungan intim. Namun Elvina menolak, membuat Jefri memaksa. Elvina lantas berontak, membuat Jefri makin menjadi-jadi.

Dibenturkannya kepala Elvina ke dinding, membuat gadis malang itu tak sadarkan diri. Saat itulah Jefri dengan buasnya memperkosa Elvina yang tak berdaya.

Namun kemalangan Elvina belum berakhir. Entah setan apa yang merasuki Jefri hingga kemudian menusuk dada sebelah kiri Elvina dengan pisau. Tusukan itu merobek bagian perut Elvina hingga membuatnya mengembuskan napas terakhir.

Jefri kemudian keluar dari kamar mandi dan mengabarkan kepada Michael bahwa dia baru membunuh Elvina. Michael syok, namun dia mendapat intimidasi dari Jefri dan juga TS, ibu Jefri.

Michael dipaksa bersekongkol dalam pembunuhan tersebut demi melenyapkan jasad Elvina yang sudah tak bernyawa. Dia diminta membeli bensin yang kemudian digunakan membakar tubuh Elvina yang sudah tak bernyawa.

Elvina semasa hidup. (Foto: Polrestabes Medan)

Demi menghilangkan jejak, Jefri berupaya memutilasi tubuh korban. Kemudian jasad Elvina dibakarnya, lantas dimasukkan ke dalam kardus televisi, untuk kemudian bakal dibuang ke Lubuk Pakam.

Namun darah yang keluar berceceran dari dalam kardus membuatnya mengurungkan niat tersebut. Jefri dan ibunya malah meminta Michael bersandiwara, dengan menimpakan semua kesalahan pada kekasih Elvina itu.

Michael dipaksa menulis surat pernyataan yang menyebutkan bahwa dirinya membunuh Elvina atas nama cinta, lantaran hubungan keduanya tidak direstui pihak keluarga. Dia lantas dipaksa menenggak obat nyamuk yang kemudian membuatnya tidak sadarkan diri.

Berikutnya, Jefri keluar rumah dan berpura-pura kembali ke rumah, menemukan tubuh Elvina yang sudah tak bernyawa dan Michael yang tak sadarkan diri. Jefri mengaku meninggalkan mereka berdua di rumah sebentar, dan terkejut mendapati Elvina sudah meninggal dalam kondisi mengenaskan.

Itulah ketika kematian Elvina menyeruak ke publik. Dengan Michael tak sadarkan diri dan surat pernyataan yang ditulisnya, kepolisian awalnya mengira sang kekasihlah pembunuh Elvina. Namun belakangan diketahui Jefri sebagai dalang utama di balik pembunuhan keji tersebut.

Jefri, Michael, dan TS lantas diciduk polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya dikenakan pasal 340 Jo 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top