METROPOLIS

DPRD Kutai Kartanegara Pilih Chairil Anwar Jadi Wakil Bupati

Penandatangan berita acara pemilihan Wabup Kukar yang meloloskan Chairil Anwar di sidang paripurna DPRD Kukar, Selasa (5/5/2020) pagi. (Foto: Hik/Kate.id)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Chairil Anwar terpilih secara aklamasi menjadi Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk masa sisa periode 2016-2021. Chairil bakal menemani kerja Bupati Edi Damansyah setelah pemilihan wabup yang digelar pada Sidang Paripurna DPRD Kukar, Selasa (5/5/2020) pagi.

Dalam pemilihan yang dilakukan anggota DPRD Kukar tersebut, Chairil mendapatkan perolehan 40 suara. Sementara calon lainnya yaitu Djuraimi hanya memperoleh 3 suara dari total 43 suara yang ada.

Diketahui sebelumnya terjadi kekosongan posisi Wabup Kukar dalam tempo cukup lama, sejak Edi diangkat menjadi Plt Bupati hingga resmi dilantik menjadi bupati defenitif menggantikan Rita Widyasari. Posisi lowong itu akhirnya terisi setelah Chairil resmi terpilih.

Dalam penyampaian visi dan misi calon sebelumnya, Chairil dan Djuraimi sama-sama sepakat bahwa posisi wabup bertugas membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan dan pembangunan. Setelah Chairil terpilih sebagai wabup, dia kembali mengutarakan komitmennya membantu kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

“Saya siap membantu Bupati Edi Damansyah. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung. Tugas kita bersama bagaimana membantu masyarakat, karena perekonomian masyarakat banyak yang mengalami penurunan,” jelasnya.

Pria kelahiran 15 Pebruari 1959 yang pernah menjadi pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kukar itu menjelaskan, menjalankan pemerintahan sudah memiliki aturan sebagaimana dituangkan dalam perundangan yang berlaku. Karena itu Chairil mengaku tidak akan kaget bekerja menjalankan amanat sebagai wabup.

“Insyaallah berjalan baik, jika dijalankan secara bersama-sama, dan saling mengingatkan satu dengan yang lainnya,” terangnya.

Chairil juga mempertegas bila dalam menjalankan posisi sebagai wabup, dirinya akan mengedepankan sinergi dan komunikasi yang baik. Khususnya dengan DPRD yang menjadi mitra pemkab.

“Kami prihatin di luar kukar ada Kepala Daerah tidak sinkron dengan DPRD. Padahal keduanya sama-sama saling melengkapi dalam menjalankan pembangunan untuk rakyat,” sebut Chairil.

Sementara itu Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid mengatakan, lembaganya akan mengusulkan pelantikan Chairil sebagai wabup ke tingkat provinsi secepatnya. Selanjutnya akan berproses di tingkat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sampai keputusan pelantikan wabup terbit.

“Kami berharap sosok Chairil menjadi sosok yang dapat menyeimbangi pembangunan Pemkab Kukar, serta bisa bersinergi bekerja sama dengan DPRD,” tutur Rasid.

“Kami urus tidak lama. Dalam waktu tiga hari ke depan, kalau tidak ada halangan, sudah kami usulkan ke provinsi untuk ditindaklanjuti,” tambahnya. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top