POLITIK

DPRD Kaltim Setujui Masa Kerja Komisi Informasi Provinsi Diperpanjang hingga Agustus

Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin

SAMARINDA, Kate.id – Masa bakti Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diperpanjang tiga bulan ke depan atau hingga Agustus 2020 mendatang. DPRD Kaltim melalui Komisi I sebagai salahsatu panitia seleksi menyetujui perpanjangan tersebut.

Usulan tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor saat rapat dengar pendapat bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Komisioner KIP panitia tim seleksi (pansel), Selasa (5/5/2020) secara daring.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin menyampaikan, sesuai arahan Gubernur bahwa Komisioner KI Kaltim diperpanjang. Alasanya, proses seleksi untuk memilih komisioner baru tak bisa dilakukan di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini.

“Akan diperpanjang hingga Agustus sesuai dengan kebijaksanaan Gubernur dan tidak menyalahi undang-undang yang ada. Mengingat komisioner sekarang sudah habis masa baktinya, kemudian diperpanjang tiga bulan ke depan, sampai Agustus,” kata Jahidin, saat ditemui pewarta, usai RDP dengan Komisi Informasi Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2020).

Menurut politikus PKB ini, dalam rapat tersebut pihaknya juga telah diketahui sejauh mana perkembangan seleksi oleh panitia timsel KIP Kaltim dan membahas jabatan pengurus baru nanti.

Meski diperpanjang, Jahidin berharap nantinya masa bakti pengurus baru tidak tepotong dengan perpanjangan ini. Sehingga SK yang diberikan dapat terhitung sejak dilantik.

Ia menyebutkan, tahapan seleksi sudah terpilih 30 orang dari total 52 orang calon. “Selanjutnya masuk ke tahap finalisasi yang akan dieksekusi oleh Komisi I untuk mendapatkan 5 orang yang lulus dan 5 cadangan,” sebutnya.

Lebih jauh Jahidin berharap agar peserta yang lulus dapat bekerja dengan serius dan berkomitmen tanpa ada intervensi dari pihak manapun. “Bagaimaa dapat bekerja dengan baik, sebab panitia sudah bekerja secara objektif dan selektif sejak awal dibentuk,” pungkasnya. (tm)

Editor: Sandy Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top