EKONOMI & BISNIS

Tingkat Hunian Hotel Alami Penurunan Selama Pandemi

Ilustrasi kamar hotel. (Foto: istockphoto)

JAKARTA, Kate.id – Menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia memengaruhi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel pada Maret 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, TPK tinggal 32,24 persen atau turun 16,98 poin dibandingkan Februari 2020, serta turun 20,64 poin dibandingkan Maret 2019.

“Penurunan jumlah kunjungan wisman yang tajam ini dapat diduga akan berdampak kepada sektor-sektor pendukung pariwisata. Salah satunya bisa terlihat dari TPK,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Senin (4/5/2020).

Selain itu TPK per wilayah juga terbilang rendah. Di Bangka Belitung misalnya, kini tinggal 18,87 persen dan di Nusa Tenggara Barat (NTB) 19,07 persen.

Penurunan TPK hotel klasifikasi bintang pada Maret 2020 dibanding Maret 2019 tercatat terjadi di seluruh provinsi. Penurunan tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Utara, yaitu sebesar 32,68 poin.

Diikuti Provinsi Bali 30,02 poin dan Provinsi Kalimantan Tengah 26,92 poin. Sedangkan penurunan terendah tercatat di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu sebesar 1,96 poin.

Jika dibandingkan TPK Februari 2020, penurunan juga terjadi di seluruh provinsi. Dengan penurunan tertinggi tercatat di Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu sebesar 24,93 poin. Diikuti Provinsi Bengkulu 23,14 poin, dan Provinsi DI Yogyakarta 22,42 poin. Sedangkan penurunan terendah tercatat di Provinsi Aceh yaitu sebesar 5,76 poin.

“Penurunan menunjukkan bahwa menurunnya jumlah kunjungan wisman ke Indonesia itu berpengaruh terhadap TPK. Meskipun TPK tidak hanya untuk wisman, tetapi juga untuk wisatawan domestik,” tegas Suhariyanto. (jon)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top