POLITIK

Bantuan Perusahaan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kutai Kartanegara Masih Minim

Anggota DPRD Kukar Fraksi Gerindra Jumarin Tripada. (Foto: hik)

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Politisi Gerindra yang juga anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Jumarin Tripada miris dengan peran perusahaan yang ada di Kota Raja. Pria yang karib disapa JT tersebut menilai bantuan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat terkena dampak virus corona baru (Covid-19) masih minim.

Maka dari itu, JT menyebut butuh peran pemerintah mengontrol bantuan-bantuan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat.

“Bantuan perusahaan kecil sekali. Malahan ada yang bantu sembako ke pemerintah yang akan dibagikan ke masyarakat, nilainya tidak sampai Rp 2 juta,” ungkap JT di ruang Paripurna DPRD Kukar, Kamis (30/4/2020).

Menurut dia, sebagai perusahaan besar yang mengeruk hasil bumi kukar, serta meraup keuntungan yang besar, sangat tidak logis kalau hanya membantu masyarakat dengan jumlah yang minim. Banyak perusahaan di Kukar yang bergerak di bidang pertambangan dan Migas, serta perusahaan besar lain, sudah beroperasi bertahun-tahun tetapi masih minim kontribusi bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Masih banyak masyarakat yang perlu dibantu. Ini peran perusahaan. Ini saatnya perusahaan berkontribusi untuk masyarakat Kukar,” sebutnya.

JT beranggapan, Pemkab kukar punya peran mengawasi bantuan-bantuan yang diberikan perusahaan. Bahkan pemerintah bisa saja membuat standar berapa besaran bantuan yang harus diberikan perusahaan agar penanganan dampak Covid-19 berjalan dengan cepat dan efektif.

“Di kukar sudah ada forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan(TJSP), Pemkab bisa berkoordinasi untuk menentukan standar besaran bantuan yang diberikan perusahaan,” tegasnya. (hik)

Editor: Jonathan Antonius

Comments

BERITA TERBARU

To Top