POLITIK

Pembatasan Akses Transportasi, DPRD Kaltim Harap Tidak Mengganggu Arus Logistik

SAMARINDA, Kate.id – Kebijakan pemerintah membatasi sejumlah transportasi sebagai bentuk dari pembatasan sosial menghadapi pandmei virus corona (Covid-19) diharapkan tidak mengganggu arus logistik. Termasuk pemberhentian perjalanan kapal laut rute Surabaya-Balikpapan, Pare-pare – Samarinda dan transportasi darat lainnya di Kaltim.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Bagus Susetyo. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat rasional di tengah pandemi seperti saat ini. Ia mendukung langkah pemerintah tersebut. Dengan catatan hanya membatasi pergerakan orang bukan logistik. “Saya setuju itu dilarang, terutama dari daerah transmisi lokal Covid-19. Lalu lintas keluar masuk Kaltim harus diperketat,” katanya.

Dari informasi yang ia terima, dari pemerintah kebijakan pembatasan akses dilakukan hanya untuk kapal penumpang. Sementara untuk kapal yang mengangkut logistik dipastikan tetap beroperasi normal. Termasuk transportasi darat. “Seperti kebutuhan sembako masih aman. Beras, bawang, tepung, gula, gak ada masalah. Stok aman,” tegasnya.

Komisi II DPRD Kaltim, kata dia, sudah melakukan rapat koordinasi bersama Pemprov Kaltim terkait kebijakan tersebut. Dimana masuk dalam kebijakan penerapan SOP kesehatan di pelabuhan dan kapal laut. Seperti tenaga medis, alat pengukur suhu tubuh, dan ruang isolasi mandiri.

Kata dia, kapal-kapal yang mengangkut suplai pangan ke Kaltim mayoritas berasal dari dua provinsi. Yakni, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Kapal angkutan yang digunakan, ada kapal yang berbaur penumpang, dan ada yang menggunakan kontainer. Dua provinsi tersebut adalah daerah transmisi penyebaran Covid-19. Bahkan Surabaya dan Makassar sudah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sehingga harus dilakukan pembatasan penumpang dari dua daerah tersebut. Untuk membatasi pergerakan orang agar dapat mencegah penyebaran Covid-19. “Apalagi yang positif COVID di Kaltim kan banyak dari klaster Gowa,” sebutnya.

Namun Bagus tetap memastikan stok logistik tetap aman. Kebutuhan hasil bumi pun bisa dipasok dari dalam daerah. “Sayur-mayur kan bisa dipasok dari Lempake. Pemerintah pasti sudah mengantisipasi itu. Jadi aman,” terangnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir dan tetap mematuhi peraturan social distancing dari pemerintah. “Banyak kekhawatiran saya kepada masyarakat yang mengabaikan anjuran social distancing. Jalan keluar rumah tanpa mengenakan masker. Itu sangat riskan,” pungkas politisi Gerindra ini. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top