POLITIK

Dewan Minta Perketat Pengawasan Bantuan Sosial Dampak Covid-19 di Kaltim

SAMARINDA, Kate.id – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir meminta agarpemeritnah memperketat pengawasan terhadap distribusi bantuan stimulus kepada masyarakat dan UMKM yang terkena dampak dari pandemi Covid-19.

Politisi dari Fraksi PKB ini mengaku khawatir akan hal tersebut. Sebab, diakuinya banyak keluhan dari masyarakat terkait pendistribuan bantuan langsung baik berupa sembako maupun stimulus tunai. Yang dianggap masih belum merata dan tidak sepenuhnya tepat sasaran.

“Saya khawatir bantuan jaring pengaman sosial dan program lain justru ketika aplikasinya di lapangan malah menimbulkan gejolak sosial. apalagi kalau sampai tidak merata,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah untuk maksimal dalam hal pengawasan pendistribusian bantuan tersebut. “Segala kemungkinan bisa saja terjadi karena itu pengawasan mesti diperketat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pemerintah provinsi sendiri secara umum membagi tiga golongan pemerima bantuan yang telah disepakati bersama DPRD Kaltim. Pertama, rumah sakit, masyarakat umum, dan pelaku usaha atau UMKM yang merupakan penopang perekonomian rakyat.

Berbagai bantuan tersebut, diantaranya seperti bantuan modal kerja untuk seribu orang, tiga ribu lebih paket sembako, hingga bantuan untuk pasar murah selama ramadhan yang dinilai cukup efektif dijangkau kalangan menengah ke bawah.

Sedangkan untuk UMKM, programnya yaitu diberikan pendampingan, pelatihan pembuatan strategi bisnis, strategi pemasaran dengan memaksimalkan informasi dan telekomunikasi hingga restrukturisasi suku bunga kredit.

“Semoga tidak ada UMKM dan pelaku usaha dibidang pariwisata yang terlewatkan dan bisa dimaksimalkan bantuan stimulus supaya masih ada UMKM yang mampu bertahan. Oleh sebab itu masyarakat luas juga harus membantu mengawasi,” tegasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top