ADVERTORIAL

UMKM Diharapkan Bisa Memproduksi Masker Sesuai Standar

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Siti Rizky Amalia

SAMARINDA, Kate.id – Pandemi virus corona (Covid-19) membuat seluruh masyarakat diwajibkan menggunakan pelindung diri untuk mencegah penyebaran corona. Misalnya dengan selalu menggunakan masker.

Pemerintah juga menganjurkan kepad masyarakat untuk menggunakan masker kain khususnya. Sedangakn masker medis hanya untuk digunakan tenaga medis sebagai garda terdepan mengahdapi wabah ini.

Dengan kebijakan tersebut, menjadi peluang baik pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Namun dengan catatan, harus memproduksi sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Siti Rizky Amalia mendorong pelaku usaha seperti UMKM untuk berperan membantu menyediakan tingginya kebutuhan masker non medis yang berstandar WHO.

Menurut politisi PPP ini, dengen menyediakan masker maka UMKM tak hanya berperan dalam ketersediaan masker bagi masyarakat, namun turut menggerakkan sektor usaha konveksi.

“Di tengah turunnya daya beli masyarakat terhadap pembelian baju, masker menjadi solusi agar usaha konveksi tetap berjalan. Ini peluang dan kesempatan yang baik, pihak-pihak yang ingin berdonasi dan membagikan masker bisa melakukan kerjasama dengan UMKM lokal,” katanya.

Sementara terkait bahan berstandar WHO, kata dia, sudah disampaikan oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan untuk menjadi rujukan bagi pelaku UMKM dalam membuat masker. Dimana yang terpenting bahan yang ramah terhadap kulit, serta petunjuk lainnya. Sebab penggunaan masker ini dipakai diarea wajah.

“Komisi dua dengan mitra kerja beberapa waktu lalu juga telah menyinggung dan membahas soal pembuatan masker oleh UMKM kita. Kita harapkan pelaku UMKM di Kaltim dapat menangkap peluang ini dengan tetap mementingkan faktor keselamatan artinya memproduksi sesuai dengan standar WHO,” tutupnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top