METROPOLIS

Tujuh Pasien Positif Corona di Balikpapan Transmisi Lokal, Suami Istri Klaster Bogor Sembuh

BALIKPAPAN, Kate.id – Pemerintah Kota Balikpapan kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 atau virus Corona. Disampaikan Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Jumat (24/4), pemkot telah menerima 8 hasil laboratorium dari BBLK Surabaya.

Dari jumlah tersebut, 1 pasien terkonfirmasi positif, sedangkan 7 pasien lainnya dinyatakan negatif Covid-19. “Jadi hari ini terdapat 1 pasien positif berdasar hasil swab, sehingga total pasien positif sekarang ada 25 orang,” kata Rizal Effendi, Jumat (24/4/2020).

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan pasien positif kali ini berjenis kelamin perempuan.

Ia berumur 43 tahun dan tidak memiliki riwayat perjalanan kemanapun. Namun begitu, ia belum diketahui apakah memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif. Maka itu, pasien positif bernomor urut 25 ini dapat dikatakan sebagai pasien transmisi lokal.

“Ini ibu-ibu usia 43 tahun. Keluhan awal batuk, pilek, demam, lalu langsung masuk ke RS Hermina untuk diperiksa. Dia langsung berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan kemudian hari ini hasilnya positif,” jelasnya.

Dengan bertambahnya pasien positif kali ini, maka terhitung kasus pasien positif dengan transmisi lokal berjumlah 7 kasus. Sementara terkait perkembangan lainnya yakni PDP berjumlah 52 orang dan ODP sisa 418 orang.

SUAMI ISTRI KLUSTER BOGOR SEMBUH

Selain itu, kabar Covid-19 dari Balikpapan lainnya, yaitu sepasang suami istri di Balikpapan dinyatakan negatif wabah virus corona setelah sebelumnya mereka menjalani dua kali swab test. Sebelumnya mereka terkonfirmasi dinyatakan positif corona atau covid-19.

Suami istri ini sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman Balikpapan selama 33 hari. Dengan dinyatakannya sebagai pasien negatif, jumlah pasien terkonfirmasi sembuh bertambah menjadi dua orang dengan total enam orang.

Ya, sepasang suami istri tersebut adalah Mardianto yang berusia 58 tahun dan Agustin berusia 53 tahun. Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, mereka masuk di RSUD Beriman sejak 22 Maret lalu. Saat ini mereka dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang.

“Dia merupakan pasien dari kluster Bogor yang saat itu pernah mengikuti kegiatan Sinode di wilayah tersebut. Alhamdulillah hari ini bisa menginggalkan rumah sakit namun di rumah masih harus isolasi 8 hari, nanti akan didampingi tim covid kelurahannya,” ujar Rizal Effendi, Jumat (24/4/2020).

Tak hanya berita baik, Rizal juga turut menyampaikan kabar duka atas menginggalnya satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Tadi malam pukul 22.00 satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) menginggal dunia. Hasil testnya masih kita tunggu jadi belum bisa kita pastikan statusnya. Tapi yang jelas satu pasien itu adalah pasien dalam pengawasan (PDP),” ucapnya.

“Pasien tersebut adalah seorang perempuan berusia 75 tahun warga Karang Rejo,” sambungnya.

Ia menambahkan, baik status PDP, ODP ataupun positif, pemakamannya tetap sesuai protokol  pemakaman covid-19. Rizal juga turut mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga.

“Saya juga berterimakasih kepada keluarga yang mengiklaskan pemakaman almarhumah sesuai protokol Covid-19,” tutupnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top