METROPOLIS

Kasus Positif Covid-19 Kaltim Jadi 68 Orang, Penambahan dari Samarinda dan Berau

Ilustrasi pasien Covid-19 (Dok suara com)

SAMARINDA, Kate.id – Kasus terkonfirmasi Positif virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa, 21 April 2020 bertambah sebanyak lima kasus. Sehingga total kasus terkonfirmasi positif kini sudah berjumlah 68 orang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan lima kasus penambahan positif terjadi tiga di Kabupaten Berau dan dua berasal dari Kota Samarinda.

“Melihat penambahan kasus Positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terus bertambah, membuktikan bahwa di Kaltim masih terjadi penularan yang cukup luas dan semakin banyak,” ujar Andi saat rilis harian penyebaran wabah Covid-19 di Samarinda, Selasa (21/4).

Dijelaskannya tiga orang yang terkonfirmasi Positif yaitu BRU-5, wanita 20 tahun, memiliki riwayat perjalanan dari Yogyakarta dengan keluhan batuk, pilek dan demam.

Pasien lainnya berkode BRU-6 adalah laki-laki berusia 42 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari Gowa dengan keluhan demam, batuk dan pilek. Sedangkan BRU-7 adalah laki-laki berusia 51 tahun juga memiliki riwayat perjalanan dari Gowa dengan keluhan demam, batuk dan pilek.

“Ketiga pasien positif ini telah dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb, Berau,” ucapnya.

Sementara itu dua orang terkonfirmasi positif di Samarinda yaitu seorang pria berusia 52 tahun dengan kode SMRD-8 yang memiliki riwayat dari Gowa Sulawesi Selatan dan saat ini tengah dirawat di RSUD IA Moeis.

Seorang lainnya adalah SMRD-9 laki-laki berusia 22 tahun yang juga merupakan peserta Tabliq Akbar Ijtima Gowa Zona Asia dengan keluhan demam dan batuk, dan telah dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Sementara jumlah kasus status Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 6.173 orang, terdiri selesai pemantauan 5.153 orang dan dalam proses pemantauan 1.020 orang. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya 388 orang, terdiri terkonfirmasi negatif 181 orang, terkonfirmasi positif 68 orang dan menunggu hasil laboratorium 138 orang. Pasien sembuh 11 orang dan meninggal dunia satu orang.

Utamakan Pencegahan

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak. (Dok. Humas Pemprov Kaltim)

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak juga mengajak seluruh lapisan masyarakat tetap melaksanakan anjuran pemerintah dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19 di Kaltim.

“Memang terus ada tren peningkatan, untuk itu harus ada pencegahan dari kita, khususnya masyarakat agar tidak tertular, dengan tetap melaksanakan anjuran dari pemerintah,” ucap Andi.

Di Kaltim, ujar Andi, penyebaran Covid-19 dengan kasus terkonfirmasi positif sudah terjadi di sembilan kabupaten dan kota. Hanya Kabupaten Mahakam Ulu yang hingga saat ini belum ada laporan terkonfirmasi, dan semoga saja ini bisa dipertahankan.

“Intinya kita tetap mengutamakan upaya pencegahan karena memang hingga saat ini belum ada obat untuk Covid-19 ini. Upaya pencegahan ini dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan ini tidak hentinya mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah, dengan senantiasa melakukan upaya social distancing dengan tetap berada dirumah (belajar, bekerja dan beribadah). Lalu, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Ketika beraktifitas diluar tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Menjaga imunitas tubuh, tetap berolahraga dan jangan sampai stress yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.

“Terima kasih kepada media yang secara rutin mengikuti konferensi pers ini dapat menyebarkan informasi yang bermanfaat agar masyarakat dapat mewaspadai penyebaran Covid-19,” pesan Andi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top