METROPOLIS

Jadi Daerah Nihil Covid-19 di Kaltim, Mahakam Ulu Perketat Pintu Masuk

Operasi Gabungan OTM dalam rangkan memberikan Edukasi Pencegahaan Covid19 dan Pemberiaan Masker Gratis di Mahakam Ulu. (foto : TgcMahulu)

MAHAKAM ULU, Kate.id – Menjadi satu-satunya daerah di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih nihil kasus virus corona (Covid-19) membuat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) siaga.

Pemerintah Kabupaten Mahulu mulai memperketat Pos Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan (Wasdalkes) di masing-masing pintu masuk guna mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke Mahulu.

Pj Sekretaris Kabupaten Mahulu Stephanus Madang mengatakan, sesuai aturan yang ada, jika ada warga yang ingin masuk ke Kabupaten Mahulu baik itu melalui jalur sungai, darat, maupun via udara yang berasal dari zona terpapar Corona, diminta kembali ke daerah asalnya.

Sebelumnya, dalam rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19 bersama DPRD Kabupaten Mahulu di ruang rapat Bappelitbangda, ia menyatakan pemberlakuan ini diambil karena di Kabupaten Kutai Barat (perbatasan dengan Mahulu) sudah ada sejumlah warga yang positif Covid-19.

“Sejak Covid-19 dinyatakan masuk Indonesia, secara umum Pemkab Mahulu sudah mengambil langkah-langkah responsif. Ini berarti kita tanggap terhadap kondisi yang sedang terjadi terutama terkait Corona, baik itu secara internal maupun akibat faktor eksternal,” katanya.

Pj. Sekretaris Daerah Mahulu, Stephanus Madang dalam rapat Koordinasi Pencegahan Covid-2019, bersama Anggota DPRD Kabupaten Mahulu di ruang rapat Kantor Bappelitbangda, belum lama ini. (Humas Pemkab Mahulu)

Untuk itu, pihaknya tidak akan melakukan toleransi karena telah beberapa kali dilakukan sosialisasi, ditambah sudah ada instruksi, bahkan surat edaran mulai tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten terkait pencegahan Covid-19.

Mulai kini, lanjut Madang, tidak ada kata main-main dalam upaya mencegah penularan Covid-19, sehingga pihaknya menerapkan pemberlakuan khusus baik bagi warga yang akan ke luar maupun masuk Mahulu.

“Segala langkah yang diterapkan oleh Pemkab Mahulu, tidak lain adalah dalam upaya melakukan pencegahan penularan virus Corona. Langkah ini diterapkan juga untuk melindungi masyarakat Mahulu agar tidak terpapar virus Corona,” ucap Madang.

Sementara Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Mahulu, terutama langkah yang diterapkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mahulu pada Pos Wasdalkes di pintu masuk.

“Untuk saat ini memang tidak bisa ditoleransi bagi warga yang ingin masuk ke Mahulu, apalagi bagi warga dari zona merah, jangan sampai masuk tanpa adanya pemeriksaan, alangkah baiknya diminta kembali ke daerah asal, setelah pandemi berakhir, baru boleh masuk,” ucap Novita.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua I DPRD Mahulu Tiopilus Hanye, ia meapresiasi langkah Pemkab Mahulu. Dalam kondisi seperti ini, semua memang harus fokus pencegahan virus dengan mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki daerah.

Operasi Gabungan, dari Bagikan Masker hingga Edukasi

Suasana OTM di Depan Polsek Long Bagun (Dok. humas Pemkab Mahulu)

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mahulu, operasi gabungan pun dilakukan. Di berbagai pos- pos perbatasan masuk ke kabupaten ujung utara Kaltim ini. Termasuk pos batas dengan Serawak, Malaysia.

Selain Operasi Gabungan Tertib Masyarkat (OTM), Pemkab juga telah melakukan pencegahan mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian Vitamin, serta himbauan kepada masyarakat.

Operasi Gabungan yang dilaksanakan Tim Gerak Cepat (TGC) Mahulu yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mahulu, yang melibatkan dari Koramil Long Bagun dan Polsek Long bagun, Satpol-PP, Dishub dan Linmas ini,  dimulai pukul 08.00 dengan apel pengarahan yang dipusatkan di dua tempat yaitu di Polsek Long Bagun dan di koramil Long Bagun.

Ketua TGC Mahulu Drg. Agustinus Teguh Santoso mengatakan pada prinsipnya operasi Gabungan ini bertujuan dalam penegakan dari istruksi Bupati Mahulu dan juga untuk menjaga keamanan serta kondisi kondusif didalam masyarakat serta upaya dalam pencegahan penyebaraan Covid19 di Mahulu.

“Kegiatan ini kita focuskan bagi masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker, kemudian kita berikan edukasi tujuan mengunakan dan bahaya tidak menggunakan masker kemudian diajarkan teknik mencuci tangan yang benar serta dilanjutkan pembagian masker gratis”. Tambahnya.

Kegiatan OTM dilanjutkan juga dengan memberikan edukasi bagi pengendara bermotor, pejalan kaki, dan warung-warung, rumah makan, pasar dan tempat umum lainya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top