EKONOMI & BISNIS

Meski Pandemi, Stok Pangan Selama Ramadan Dijamin Aman

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (kiri) saat kunjungan kerja di Kabupaten Bantaeng, Senin, (20/4/2020). (Foto: ist)

Kate.id – Ketersediaan pangan di Indonesia tetap aman hingga Ramadan 1441 Hijriah. Sekalipun tengah berada dalam pandemi virus corona baru (Covid-19). Hal ini dipastikan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Meskipun sekarang ini lagi pandemi Covid-19, untuk saat ini hingga bulan puasa Ramadhan masih tetap aman,” kata SYL dalam kunjungan ke Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (21/4/2020).

Dia menyebut, produktivitas pangan seperti padi dan komoditas lainnya juga mencukupi secara nasional. Apalagi yang dihasilkan dari Kabupaten Gowa lebih dari cukup.

Kata SYL, produktivitas pangan di Kabupaten Gowa dan Sulsel secara umum mampu membantu kebutuhan nasional. Lantaran provinsi ini selalu menjadi lumbung beras.

“Proses panen beras di Kabupaten Gowa masih akan dilakukan hingga beberapa bulan ke depan. Termasuk pada produksi jagung yang telah siap dikirim hingga ke Cirebon, Sumatera, Medan dan lainnya,” beber pria yang pernah menjabat Gubernur Sulsel dua periode ini.

SYL beranggapan, di saat pandemi memang banyak hal yang perlu dipersiapkan. Karena bukan hanya pada persoalan orientasi medis atau masalah kesehatan, tetapi pandemi juga berdampak pada ekonomi dan ketersediaan pangan.

“Makanya saya masih harus turun untuk memberikan dukungan agar petani kita makin kuat menjaga alur-alur ketersediaan pangan, begitu pun di Kabupaten Gowa. Alhamdulillah ketersediaan pangan di sini ternyata cukup bagus,” ungkapnya.

Pemerintah, tutur SYL, bakal memastikan stabilitas harga pada beberapa komoditas tidak mengalami penurunan di tengah pandemi ini. Misalnya jagung, harga di petani tidak boleh turun. Begitupun pada pasar yang ada, harus dikuatkan antara ketersediaan dan kebutuhan dengan demikian stabilitasi harga bisa dilakukan.

“Kita harus mengawasi termasuk di setiap pemerintah daerah agar harga komoditas yang diproduksi para petani tidak turun dari harga yang telah ditetapkan pemerintah,” paparnya.

Begitu pun untuk stabilitas harga diharapkan pemerintah di setiap daerah memiliki tanggung jawab dengan melihat kondisi ketersediaan yang cukup hingga lebaran. Secara nasional stok pangan dipastikan aman mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging tersedia.

SYL menyatakan, agar harga tidak mengalami lonjakan dari biasanya dirinya berharap masyarakat tidak ada yang panik berbelanja. Begitu pun ditingkat distributor tidak bermain harga, apalagi ditengah pandemi ini.

“Jika kedua hal ini dilakukan maka kita optimistis ketersediaan pangan kita akan aman menjelang Ramadhan hingga lebaran dan ini akan mampu menunjang kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top